Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apple Frost Irrigation/ Shutterstock
Dream – Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan tanaman agar selalu dalam kondisi baik. Tak terkecuali pada saat perubahan iklim seperti yang terjadi di lembah Valtellina, Italia.
Selain karena lereng bertingkat tersebut diakui oleh Uni Eropa sebagai area yang dilindungi, lembah tersebut juga dikenal sebagai penghasil buah apel yang bertekstur renyah, rasanya yang manis dan segar serta wanginya yang harum.
Oleh karena itu, para petani di lembah tersebut memiliki cara efektif untuk tetap mempertahankan apel-apel mereka selama musim dingin di bulan April. Petani apel di Valtellina menggunakan cara unik untuk menjaga pohon apel dengan melapisinya menggunakan es.
“ Para petani bergegas ke pegunungan untuk menutupi pohon apel dengan lapisan es yang tipis,” kata Jacopo Fontaneto, juru bicara asosiasi hak-hak petani Italia, Coldiretti, dalam siaran persnya.
Menurutnya cara membekukan tanaman tersebut dapat menyelamatkan pepohonan dari embun beku. Uniknya, cairan es yang melapisi pepohonan apel tersebut membuat pepohonan apel tersebut tampak seperti patung es yang berkilauan.
Lapisan es tersebut sangat kontras dengan latar belakang pegunungan tanpa salju. Di bawah lapisan es tipis, bunga buah apel pun perlahan akan membeku seiring waktu.
Walaupun indah, suhu dingin umumnya merusak tanaman, terutama pada bunga yang mudah rapuh.
Teknik ini bukannya merusak, es justru dapat melindunginya. Karena saat es mencair, pohon apel akan dapat kembali mekar. Bunga apel dapat bertahan hingga suhu -1,5 ° C
“ Dengan menyemprotkan air saat suhu masih antara 0,5 dan 1 ° C [sekitar 32 ° F], itu akan membuat lapisan es tipis dapat menjaga bunga pada suhu tersebut," ujar Jacopo.
Sekitar 25 persen kebun apel di Valtellina tersebut telah dilengkapi dengan sistem irigasi anti-embun beku. Di mana, ada penyiram raksasa yang akan menyemprot pohon dengan air, sehingga ketika udara mencapai suhu tertentu, pohon akan membeku.

Jika pepohonan di Valtellina tidak memiliki perlindungan semacam itu, sebagian besar pohon apel di lembah akan mengalami kerusakan parah. Hal ini bukan hanya mempertahankan pepohonan apel agar bisa tumbuh tapi juga menjadi pemandangan memukau.
Tak heran kalau area ini juga jadi tujuan wisata saat musim dingin. Seperti berada di negeri es yang indah.
Laporan Yuni Puspita Dewi/ Sumber: AtlasObscura
Dream - Seperti buah lainnya, buah tin atau ara memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Salah satunya adalah meningkatkan gairah pada pria. Tak hanya itu, buah tin juga bisa menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah.
Namun di sisi lain, mengonsumsi buah tin terlalu banyak bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti lemah syahwat.

Maka dari itu, kamu harus memerhatikan beberapa hal sebelum mengonsumsi buah tin. Dilansir dari Sehatq.com, berikut hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi buah tin.

Ibu hamil dan menyusui diklaim masih aman mengonsumsi buah tin dalam jumlah tertentu. Namun, sebenarnya akan lebih baik jika kamu menghindarinya selama kehamilan maupun menyusui. Apalagi, manfaat buah ini belum terbukti bagi ibu hamil maupun menyusui.

Ketika mengonsumsi buah tin, perhatikan reaksinya pada tubuhmu. Jika memgalami gatal-gatal, sesak nafas atau bengkak, kamu perlu menghentikan konsumsi buah ini dan berkonsultasi pada dokter.

Kandungan serat yang cukup banyak pada buah tin membuatmu berisiko untuk mengalami diare ketika mengonsumsijya cukup banyak.
Interaksi dengan obat pengencer darah

Buah tin mengandung vitamin K yang dibutuhkan saat proses pembekuan darah. Hindari konsumsi buah ini ketika mengonsumsi obat pengencer darah.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya