Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Aplikasi 'Warisan Kuliner'
Dream - Masih suka bingung mau makan dimana? Atau ingin tahu resep khas kuliner nusantara?. Kini tak perlu khawatir kesulitan mencari kedua hal itu. Bango kembali mengukuhkan komitmennya untuk melestarikan warisan kuliner melalui dua aset digitalnya, yaitu mobile application Warisan Kuliner dan situs www.bango.co.id.
Peluncuran dua aset digital ini diharapkan memudahkan para pecinta kuliner untuk lebih mengenal, menikmati, berbagi pengalaman dan melestarikan kuliner khas nusantara.
" Kebanyakan orang suka bingung kalau sudah kumpul mau makan dimana, atau datang ke daerah tertentu tapi belum paham betul tempat makan yang recomended. Kini semuanya bisa terbantu dengan aplikasi warisan kuliner Bango, " ujar Asisten Brand Manager Bango, Riescha Putri Gayatri di Jakarta.
Setelah hampir dua tahun diperkenalkan kepada masyarakat, kini dalam aplikasi wisata kuliner Bango mencapai 130.000 ragam kuliner khas nusantara.
" Sudah dari 2012 sebenarnya tetapi kami terus mengembangkannya, sekarang sudah mencapai ratusan ribu ragam kuliner tersedia. Bukan hanya tempat makan yang sudah terkenal. Pokoknya, yang terdekat dengan Anda bisa terdeteksi," ujar Riescha.
Untuk mobile apps 'Warisan Kuliner', Bango menambah lebih banyak fitur dan fasilitas di dalamnya. Seperti Kuliner Terdekat, fitur yang memberi rekomendasi untuk menunjukan tempat kuliner mana yang berada dekat dengan lokasi pengguna; Tunjukan Jalan, fitur untuk menunjukan jalan terdekat yang bisa diambil pengguna untuk menuju tempat kuliner yang direkomendasikan. Lalu, Berbagi Kuliner, fitur yang memungkinkan penggunanya berbagi kuliner yang pernah ia nikmati dalam bentuk foto dan review.
Sementara dalam website Bango, pencinta kuliner akan dimanjakan dengan banyaknya resep, tips mengolah makanan, video kuliner, ekspedisi kuliner maupun jajanan.
" Komplit, semoga bisa bermanfaat untuk seluruh pecinta kuliner nusantara. Nantinya juga bisa jadi duta kuliner, untuk detailnya buka webiste Bango," kata Riescha.
Mobile apps 'Warisan Kuliner' Bango memiliki perbedaan dengan aplikasi kebanyakan, karena lebih fokus pada review kuliner Indonesia daripada kuliner modern.
" Lagi-lagi karena kami ingin melestarikan kuliner khas nusantara makanya dibuat aplikasi ini dari bahasa dan makanan ya khas Indonesia. Kami ingin melestarikan dan semakin mendekatkan nusantara kepada masyarakat," ujar Riescha.
Hingga saat ini menurut Riescha sudah hampir 150 ribu orang yang mengunduh aplikasi ini. " Target tahun ini sih sampai 500 ribu, setelah dicek dua bulan lalu sudah mencapai 150 ribu. Semoga targetnya tercapai," harap Riescha. (Ism
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya