Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Indonesia memiliki garis pantai terpanjang ke kedua di dunia setelah Brazil. Dengan panjangnya garis pantai, tentu Indonesia sangat berpotensi terkena tsunami.
Terlebih, jelang pergantian akhir 2018, Indonesia diterpa dua tsunami yakni di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 dan Banten serta Lampung pada Minggu, 23 Desember 2018.
Sahabat Dream tentu tidak perlu 'parno' ketika berlibur ke pantai. Cukup perhatikan beberapa tips dari laman Piknikdong.com saat hendak berlibur agar aman apabila tsunami terjadi.
1. Pahami Jalur Evakuasi Tsunami
Pantai di Indonesia kini sudah menerapkan prosedur keselamatan. Pihak pengelola sudah menyiapkan jalur evakuasi ketika ada peristwa darurat terjadi dengan memberikan marka bertuliskan " Jalur Evakuasi" .
Selain ketika berada di pantai, jalur evakuasi juga harus kamu perhatikan ketika berada di hotel atau di dalam sebuah gedung.
2. Perhatikan Dataran Lebih Tinggi di Sekitar Pantai
Ketika liburan di pantai, jangan lupa perhatikan keberadaan yang lebih tinggi. Kamu bisa mencari dataran yang lebih tinggi, seperti perbukitan.
Dataran tinggi ini penting untuk menyelamatkan diri ketika air laut pasang atau terjadi tsunami.
© Dream
3. Pantau Informasi Valid
Ketika ada gejala potensi tsunami, langsung cek instansi yang berwenang dalam mengeluarkan bahaya bencana seperti Badan Meteorolgi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
4. Segera Menjauh Ketika Ada Potensi Tsunami
Sembari menunggu informasi valid, sebaiknya kamu menjauh dari pantai, karena datangnya air tsunami bisa terjadi dalam hitungan menit saja.
5. Jangan Panik
Ketika proses evakuasi, kontrol emosi kamu agar tetap tenang. Karena, apabila kita tenang mampu berpikir secara baik ke mana arah kita untuk pergi menyelamatkan diri.
6. Beri Kabar Kepada Keluarga
Memberi kabar kepada keluarga yang berada di rumah sangat penting sebagai tanda kita dalam keadaan selamat, serta membantu keluarga memantau keberadaan kita.
(Sumber: Piknikdong.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya