Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Celana Palazzo. (Foto: Pinterest.com)
Dream - Tren busana memang selalu berulang, begitu pula dengan celana berpotongan lebar yang pernah tenar di tahun 70-an. Ya, celana kulot atau palazzo memang tengah bersinar dengan berbagai modifikasi modern.
Celana berpipa lebar ini menjadi semacam outfit wajib yang harus dimiliki para hijabers. Selain nyaman dipakai, palazzo juga mudah dimix and match dengan berbagai atasan.
Bahkan para hijabers yang ingin tampil lebih syari pun bisa memilih palazzo sebagai pilihan busana sehari-hari. Desainer busana Syari, Najua Yanti menyarankan agar memadukan celana yang menyerupai rok lebar ini dengan tunik panjang.
" Pakai tunik pendek berpotongan setengah paha, atau bisa juga depannya pendek namun di belakangnya lebar agar detail saku kelihatan," papar Najua yang dijumpai pada Jumat, 17 Juni 2016 di fX Sudirman.
Meskipun kombinasi ini menimbulkan kesan menumpuk biasanya Najua menyiasati dengan pemakian baju berbahan agak tipis. Sehingga tetap terlihat bagus dan stylish.
Selain itu, Najua juga melarang pemakaian palazzo dengan kombinasi jaket karena membuat pemakainya lebih bervolume. Di sisi lain, ia juga menilai bentuk jaket juga kurang mencerminkan busana syari yang longgar dan tidak membentuk lekuk badan.
" Dan palazo ini cocok dikenakan dengan segala macam sandal. Bisa pakai pepto atau stiletto juga lucu, flat tapi yang wedges juga bisa, atau platform dan sekarang lagi musim juga pakai sneakers," tutupnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya