Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berbagai Perhiasan Digunakan Sebagai Pelengkap Gaun Pengantin, Salah Satunya Tiara (Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap wanita adalah bintang di hari pernikahan. Riasan cantik dan bikin pangling membuat seluruh perhatian tertuju pada mempelai perempuam.
Penampilan merupakan kunci untuk mendapat spotlight di hari spesial. Tak heran jika wanita mempersiapkan begitu banyak waktu ketika bersolek. Berbagai perhiasan digunakan sebagai pelengkap gaun pengantin, salah satunya tiara.

" Tiara sangat penting, di mana keanggunan seorang wanita di hari pernikahan tampil seperti princess. Tidak mungkin tampil biasa-biasa saja di hari pernikahan. Putri kecil sudah jadi putri besar. Makanya didukung pakai crown," ujar desainer aksesori Rinaldy Yunardi di Jakarta, Selasa 29 Oktober 2019.
Pemakaian tiara dapat disesuaikan dengan gaun pengantin. Tak selalu besar dan glamor, tiara dapat dibuat lebih simpel tanpa meninggalkan kesan 'ratu' pada wanita.

" Tidak harus besar, ada yang simpel, kecil dan berbagai macam bentuk. Kalau dipakai sehari-hari ya memang tidak cocok, tapi di hari H bisa membuat pengantin semakin komplit," ujarnya.
Sahabat Dream yang menyukai gaya minimalis bisa memakai tiara berdesain simpel dengan sedikit ornamen. Untuk look yang lebh glamor, rhinestone berukuran besar bisa membuat penampilan makin stunning.

Selain tiara, pemakaian busana pengantin juga harus diperhatikan. Rinaldy mengingatkan untuk tidak terbawa arus tren fashion yang berkembang. Sebab sejatinya, pernikahan merupakan sebuah momen syahdu.

" Wedding is not fashion, karena ada adat yang berlaku. Contohnya pernikahan adat Jawa, satu saja detailnya dibuang itu sudah melanggar aturan," kata desainer asal Medan ini. (ism, Laporan: Shania Suha Marwan)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya