Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Lazimnnya perselingkuhan selalu dikaitkan dengan perbuatan seorang pria yang menjalin hubungan terlarang di belakang pasangannya. Pada kenyataannya, ada juga wanita yang berselingkuh dari pasangannya atau menjadi orang ketiga.
Pasangan manapun tentu berharap mendapatkan sosok pria atau wanita yang setia dan menjalani hubungan yang bebas dari perselingkuhan. Harapan tersebut membuat setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mencegah mendapat pasangan yang mungkin akan berselingkuh di masa depan.
Baru-baru ini, peneliti dari Inggris membuat teknik baru untuk mengetahui kemungkinan seseorang berselingkuh dengan teknik yang terdengar tak lazim.
Para peneliti ini mengklaim ukuran bra wanita bisa menjadi tanda potensi selingkuh pada wanita.
Dikutip dari World of Buzz, peneliti di situs kencan pernikahan Inggris, Illicit Encounters mengungkapkan bahwa hanya 31 persen dari 1.000 responden wanita yang cenderung setia kepada pasangannya memiliki ukuran cup bra D hingga F.

Foto: Shutterstock
Sementara 35 persen dari 1.000 partisipan memiliki ukuran cup bra B dinilai paling sering selingkuh.
" Hasilnya menunjukkan bahwa 69 persen wanita yang berselingkuh memiliki ukuran cup bra di antara AA sampai C, dan wanita dengan ukuran cup bra B paling sering berselingkuh," ungkap peneliti.

Bahkan, mereka juga mengungkapkan bahwa beberapa merek bra, seperti Marks and Spencer, Victoria's Secret, dan Agent Provocateur merupakan tempat yang paling sering dikunjungi wanita untuk membeli dalaman spesial bagi pasangannya.
Dream – Celana jeans identik dengan detail saku di bagian kiri dan kanan atas, serta di belakangnya. Namun, sayangnya saku pada celana jeans tidak selamanya berfungsi. Bahkan, tak jarang saku di celana jeans hanya sekadar tempelan untuk memperindah desainnya.
Ternyata, hal tersebut lebih sering terjadi pada celana jeans wanita. Tidak hanya itu, saku pada celana jeans wanita juga seringkali dibuat lebih kecil atau tidak dibuat sama sekali.
Lain halnya dengan celana jeans pria yang memiliki saku lebih besar dan bisa memuat berbagai macam barang. Dilansir The Sun, Desainer, Emily Keller menjelaskan perbedaan saku celana jeans pria dan wanita.
© Dream
Alasan mendasar dari perbedaan tersebut adalah menghemat bahan serta biaya. " Lebih murah (membuat celana jeans wanita tanpa saku). Saku asli membutuhkan lebih banyak biaya," ungkapnya.
Dia juga menambahkan bahwa tren fast fashion juga mempersulit pembuatan pakaian yang lebih fungsional dan berkualitas. Keuntungan perusahaan maupun desainer juga akan lebih besar jika membuat celana jeans tanpa saku.
Daripada membuat saku pada celana jeans, lebih baik memproduksi pakaian yang lebih memuaskan secara desain dan sesuai dengan tren terkini. Kualitas pakaian juga bisa ditingkatkan agar lebih tahan lama.
Adanya saku juga dapat mengganggu siluet tungkai wanita. Terutama, jika bahannya cukup tebal dan sakunya diisi dengan banyak barang. Alasan terakhir yang diungkapkan adalah melarnya area saku ketika sering digunakan atau dicuci maupun setrika.
Hal ini pun terjadi pada area lutut yang lama kelamaan akan melar jika digunakan terus menerus. Melarnya bahan celana jeans tidak terlepas dari bahan Lycra.
Intip Menswear Modern Bermotif Batik Hasil Kolaborasi Desainer Indonesia dan Korea
Pemakaian bahan serta desain saku pada celana jeans kembali bergantung pada biaya produksi. " Hanya itu yang dapat kami (desainer) lakukan," ujar Keller.
Di abad pertengahan, saku celana jeans digantikan dengan sejenis dompet kecil. Hal tersebut berlaku bagi pria dan wanita. Namun seiring dengan berjalannya waktu, saku celana jeans sengaja dihilangkan dari pakaian wanita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya