Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tren Vespa Matic Naik Daun Di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Tren Vespa matic di Indonesia saat ini sedang naik daun, terutama di kalangan generasi muda. Selain buat tunggangan hangut atau berangkat kerja, banyak anak kekinian yang mengulik Vespa matik sehingga punya tongkrongan dan kecepatan mumpuni.
Motor yang telah hadir puluhan tahun ini juga menjadi pilihan dari Gihza Paturusi, Founder Vespa Speeding Indo. Gihza mengaku telah jatuh cinta kepada vespa matic yang mempunyai keunikan dan menjadikan motor ini unik.
“ Banyak kriteria yang ada di vespa ini, yang orang melihatnya itu unik,” kata Gihza dalam Ngobras Dream, Senin 26 Juli 2021.
Dari kegemarannya tersebut, Gihza berinisiatif mendirikan Vespa Speeding Indo yang merupakan wadah para pengguna vespa matic yang menyukai aspek kecepatan pada 2017 lalu. Kekhususan mengulik kecepaktan Vespa membuah wadah ini menjadi unik dari komunitas serupa lainnya.
“ Speeding Indo ini gue bikin tahun 2017, di mana Speeding Indo ini jadi wadah untuk Vespa, tapi yang berbau masalah kecepatan,” kata dia.
Setelah 4 tahun berdiri, Speeding Indo terus berkembang. Bahkan, pengikutnya di Instagram sudah lebih dari 60 ribu.
Tentu dengan perkembangan itu membuat, Gihza menginginkan untuk memberikan konten-konten yang menarik.
Gihza bercerita tentang kegiatannya membuat konten YouTube di channel Speeding Indo. Lewat konten-kontennya, ia ingin bisa lebih merangkul sekaligus mengedukasi para pengguna Vespa terkait soal kecepatan.
Salah satu materi kontennya adalah mesin Vespa matic. Dikatakan konten ini menampilkan pengalaman orang merombak mesin Vespa agar bisa melaju kencang.
“ Spesial content dari Speeding Indo ini adalah gerebek engine. Orang yang udah pada berhasil bikin mesin kenceng. Motor yang dia buat risetnya tuh butuh waktu lama bangetn dan udah berhasil untuk dijadiin motor balap,” kata dia.
Selain konten dari sosial media, Speeding Indo ternyata juga beberapa kali melakukan event offline. Event yang biasa dilakukan antara lain, kejuaraan Vespa Tuning, Sunmori, dan night ride.
Dengan adanya pandemi Covid-19, ada beberapa event dari Speeding Indo yang harus diundur. Salah satunya yang sedang menjadi fokus Speeding Indo adalah mengadakan Vespa Tuning Championship Virtual.
Perbedaan dengan event-event sebelumnya, selain Vespa Tuning Championship ini dibalut dalam konsep virtual, namun juga memiliki kategori kejuaraan yang sesuai kelasnya. Untuk waktu pasti acara ini akan digelar belum ada, namun Gihza mengungkapkan akan sesegera mungkin, jika sudsh mendapatkan izin.
Buat Sahabat Dream yang masih ingin tahu lebih dalam, bisa banget loh tonton siaran ulangnya di IGTV DREAMCOID!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya