Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
© 2025 Https://www.dream.co.id
Bukan cuma soal teknologi, Volvo juga hadir dengan pendekatan baru yang lebih inklusif lewat strategi harga yang lebih kompetitif. Volvo EX30, SUV listrik kompak mereka, kini dibanderol mulai dari Rp 930 juta untuk varian Plus dan Rp 1,1 miliar untuk versi Ultra. Buat yang nyari mobil listrik pertama yang stylish, aman, dan ringkas, EX30 ini bisa banget jadi pilihan.

Di atasnya, ada Volvo EX40 dan EC40 Recharge — dua model bertenaga listrik penuh yang sama-sama dipatok di harga Rp 1,288 miliar. Yang satu tampil sebagai SUV kompak yang fleksibel, satunya lagi hadir dengan gaya coupe ramping dan interior bebas kulit yang cocok buat kamu yang edgy tapi tetap peduli lingkungan. Sementara itu, buat yang butuh fleksibilitas lebih, ada XC60 dan XC90 Plug-in Hybrid. Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, dua model ini bisa kasih kenyamanan dan performa tinggi, sekaligus tetap hemat bahan bakar.
Menurut Yoshiki Terawaki, President Director Volvo Car Indonesia, langkah penyesuaian harga ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan konsumen masa kini yang makin bijak dalam mengambil keputusan finansial, tanpa harus mengorbankan nilai dan kenyamanan. “ Kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk bisa merasakan pengalaman berkendara premium khas Volvo,” jelasnya.
Tapi bukan Volvo namanya kalau cuma soal mobil. Di GIIAS 2025, mereka juga membawa pendekatan emosional untuk makin dekat dengan publik Indonesia. Salah satunya lewat penunjukan pesepakbola nasional Marc Klok sebagai Brand Ambassador Volvo. Sosok Marc dipilih karena dinilai mencerminkan gaya hidup aktif, progresif, dan peduli lingkungan — karakter yang cocok dengan nilai-nilai Volvo.
“ Marc Klok adalah representasi sempurna dari konsumen Volvo masa kini. Ia aktif, sadar lingkungan, dan punya aspirasi yang besar,” tambah Yoshiki.
Selama gelaran GIIAS yang berlangsung dari 23 Juli sampai 3 Agustus 2025 ini, booth Volvo nggak cuma jadi tempat pajang mobil. Pengunjung bisa test drive langsung kendaraan elektrifikasi mereka, ikut workshop sustainability tiap akhir pekan, dan diskusi seru bareng komunitas. Ada juga program pembiayaan spesial, trade-in, hingga hadiah langsung untuk pembeli. Semuanya dikemas buat menghadirkan pengalaman personal dan berdampak.
Dengan pendekatan menyeluruh ini, Volvo Car Indonesia mempertegas komitmennya sebagai brand otomotif premium yang nggak cuma bicara soal kemewahan, tapi juga soal nilai, keberlanjutan, dan keterhubungan emosional dengan konsumen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang