Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Celana Boxer. (Foto: Luckyandme.com)
Dream - Saat membeli celana dalam, kaum pria biasanya tidak terlalu banyak memilih. Meski tidak sedikit juga yang hanya mau memakai celana dalam dengan bentuk dan merek tertentu.
Padahal, menurut penelitian terbaru, pemilihan jenis celana dalam pria itu sangat penting karena bisa memengaruhi kesehatan dan kesuburan sperma.
Dilansir dari Science Alert, penelitian terbaru itu dilakukan oleh para peneliti di Harvard T.H. Chan School of Public Health, Boston, Amerika Serikat, dan telah diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction.
Menurut penelitian itu, pria yang memakai boxer memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi dibandingkan pria yang memakai celana dalam ketat, seperti jockey atau brief.
Kesimpulan tersebut merupakan hasil penelitian yang mengungkap hubungan antara celana dalam pria yang ketat dengan rendahnya produksi sperma.
Intinya, celana dalam yang ketat menekan testis dan menaikkan suhu di area tersebut sehingga produktivitas sperma menurun.
Namun, peneliti tidak menemukan adanya kerusakan DNA sperma dan hormon reproduksi dari memakai celana dalam ketat.
Untuk mendapatkan kesimpulan tersebut, para peneliti merekrut 656 pria yang diambil dari sebuah pusat perawatan kesuburan di AS.
Hasil penelitian menunjukkan peserta yang mengenakan boxer memiliki konsentrasi sperma 25 persen lebih tinggi dibandingkan dengan yang memakai celana dalam ketat.
Selain itu, kandungan sperma pria yang memakai boxer ternyata lebih tinggi 17 persen dibandingkan mereka yang mengenakan celana dalam ketat.
Yang lebih mengejutkan lagi adalah peserta yang memakai boxer memiliki 33 persen lebih banyak sperma dalam satu kali ejakulasi.
"Penelitian ini mungkin berguna bagi pria untuk meningkatkan produksi sperma hanya dengan mengganti celana dalamnya," kata salah satu peneliti, Lidia Mínguez-Alarcón.
(Sumber: Science Alert)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?