Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Umar Patek (Foto: YouTube)
Dream - Umar Patek, alias Hisman bin Alizein, rupanya punya selera humor yang lumayan. Terpidana kasus bom Bali I yang sedang menjalani masa hukuman penjara di Lapas Kelas I Surabaya itu rupanya kerap melempar gombalan kepada sang istri, yang berasal dari Filipina.
Fakta itu terungkap dalam video yang diunggah oleh kanal YouTube Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dalam video berjudul Kesiapan Umar Patek Kembali ke Masyarakat -Podcast Kafe Toleransi, Umar Patek ditanya seputar kesehariannya selama menjadi warga binaan di Lapas Porong.
Salah satunya tentang kabar sang istri. Sebelum pandemi, sang istri memang kerap menjenguknya ke lapas. Namun kegiatan itu tak lagi bisa dilakukan selama pandemi Covid-19. Sejak pandemi itu pula komunikasi mereka hanya bisa dilakukan secara virtual.
" Gimana bang kabar istrinya, baik?," tanya host podcast tersebut kepada Umar Patek.
" Alhamdulillah baik, kemarin (terakhir komunikasi lewat virtual) biasa kadang sering aku gombalin," jawab Umar.
Pengakuan Umar Patek memancing rasa penasaran. Sang pembawa acara pun memintanya memberi contoh gombalan yang sering dilempar untuk istrinya.
" Gimana tuh gombalinnya?," tanya host.
" Lama aku di lapas sampai lupa cara ikat tali sepatu, terus soulmate nanya 'loh emang kenapa?' iya yang aku ingat cuma bagaimana ngikat hatimu," kata Umar.
Mendengar gombalan Umar, seluruh orang yang ada di lokasi pun langsung tertawa terbahak-bahak. Host podcast tersebut bahkan tampak sempat terdiam sesaat seolah kaget mendengarnya.

Tak menduga Umar bisa menggombal, sang host kemudian kembali bertanya darimana terpidana itu belajar menggombal.
" Belajar itu kata-katanya?," tanya host.
" Sering nonton (tv) aja. Iya biar enggak kuper dong," jawab Umar sambil tertawa.
Umar Patek merupakan terpidana kasus Bom Bali I tahun 2002. Dia merupakan salah satu anggota Jamaah Islamiyah yang kala itu diburu oleh beberapa negara, seperti Filipina, Australia, dan Amerika Serikat.
Umar akhirnya ditangkap di Abbottabad, Pakistan, pada 25 Januari 2011. Pada 2012, dia dijatuhi vonis 20 tahun penjara dan mendekam di Lapas Porong.
Pada 17 Agustus 2021, Umar kembali mendapat 6 bulan remisi masa tahanan karena menunjukkan sikap nasionalismenya. Ia kini diketahui telah mendapat remisi total sebanyak 21 bulan dan dikabarkan bebas tahun depan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya