Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Para ilmuwan Swedia menciptakan sebuah kalkulator risiko kesehatan yang diklaim bisa mendeteksi kemungkinan waktu meninggal seseorang dalam lima tahun ke depan. Prediksi ini dibuat cukup menjawab 13 pertanyaan.
Kalkulator risiko kesehatan ini didesain khusus untuk warga Inggris yang berusia 40-70 tahun.
Bernama Ubble atau U.K. Longevity Explorer, kalkulator hidup ini didasarkan pada proyek Biobank yaitu usaha mengumpulkan contoh darah, pengukuran biologi, hingga pertanyaan detail mengenai kesehatan lainnya dari 500 ribu relawan dalam kelompok usia yang sama antara tahun 2006 hingga 2010.
Selama kurun waktu itu pula, Erik Ingelsson dan Andrea Ganna meneliti pola hidup hampir 500 ribu relawan Biobank secara terus-menerus. Penelitian mendasarkan pada 655 pengukuran yang meliputi kesehatan, gaya hidup, dan demografi. Ketiga pengukuran tersebut telah dikaitkan dengan kematian dalam lima tahun terakhir.
Untuk saat ini, tidak diketahui seberapa akurat kalkulator risiko Ubble bisa memprediksi kematian di negara-negara lain. Namun, menurut situs resminya, kalkulator ini bisa membantu negara-negara yang mirip dengan Inggris dalam hal demografi, kesehatan dan gaya hidup.
Mengutip laman CNBC, Sabtu, 6 Juni 2015, berikut ini 9 dari 13 pertanyaan yang diajukan dalam kalkulator risiko Ubble:
1. Berapa banyak mobil yang dimiliki atau tersedia untuk digunakan, oleh Anda atau anggota keluarga Anda?
2. Bagaimana orang-orang lain yang hidup dengan Anda berhubungan dengan Anda?
3. Termasuk Anda, berapa banyak orang yang hidup bersama dalam rumah tangga Anda?
4. Di masa lalu seberapa sering Anda merokok?
5. Secara umum bagaimana Anda akan menilai kesehatan secara keseluruhan?
6. Apakah Anda memiliki penyakit bawaan, cacat atau kelainan lainnya?
7. Bagaimana Anda akan menggambarkan kecepatan berjalan biasa?
8. Apakah Anda pernah memeriksakan diri ke dokter umum untuk keluhan seperti saraf, kecemasan, ketegangan atau depresi?
9. Apakah dokter pernah mengatakan kepada Anda bahwa Anda telah menderita kanker?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya