4 Fakta Terbaru Aprilia Manganang, Alami Hipospadia Hingga Jalani Operasi

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 10 Maret 2021 11:00
4 Fakta Terbaru Aprilia Manganang, Alami Hipospadia Hingga Jalani Operasi
Setelah sempat berkiprah sebagai pemain voli putri, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memperkenalkan Serda Aprilia Manganang sebagai seorang pria.

Dream - Sosok mantan atlet timnas voli putri Indonesia, Aprilia Manganang, menjadi sorotan bahkan menjadi trending topic di laman Twitter sejak semalam. Pensiun sebagai atlet, Aprilia yang menjalani kehidupan baru sebagai anggota korps wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) berpangkat Sersan Dua (Serda) akhirnya memperoleh kepastian soal identitas dirinya.  

Sejak berlaga di Asian Games 2018 lalu, sosok Aprilia memang semakin jadi sorotan para pecinta bola voli Tanah Air. Namun di  tahun 2020 lalu, peraih tiga MVP Proliga ini menyatakan mundur dari dunia olahraga yang membesarkan namanya itu.

Kemunculan Aprilia di dunia voli wanita sempat menjadi sorotan. Secara fisik, Aprilia memang nampak seperti seorang pria dengan tubuh kekar dan berotot. Namun kala itu oficial Timnas Voli Indonesia memastikan jika Aprilia adalah seorang atlet wanita. 

Hingga akhirnya pada Selasa, 9 Maret 2021 kemarin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengumumkan status baru Serda Aprilia. Sang jenderal memastikan Aprilia adalah seorang pria.

" Saat dilahirkan dia punya kelainan pada sistem reproduksinya, Hipospadia," tutur Andika di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

Dengan fakta yang mencolok, banyak yang penasaran seperti apa sosok Serda Aprilia Manganang. Berikut fakta-fata yang dilansir dari Liputan6.com, Rabu 10 Maret 2021.

1 dari 4 halaman

Terlahir dengan Kondisi Hipoposdia

Sejak kecil ternyata, Aprilia Manganang merasakan perbedaan dirinya dengan perempuan lainnya. Ternyata, ketika lahir ia memang mengalami kelainan yang disebut dengan Hipospadia.

Hipospadia ini adalah kelainan genetik dimana ujung uretra (tempat keluar kencing yang ada di pangkal) biasanya terjadi bersamaan karena penis kecil tidak tumbuh, sehingga berbentuk seperti clitoris dan disangka terlahir sebagai perempuan.

" Sebetulnya kelainan pada sistem reproduksi ini cukup sering terjadi, jadi bahkan menempati peringkat kedua dari jumlah kasus yang biasa terjadi untuk kelahiran bayi laki-laki. Menurut data, di setiap bayi laki yang lahir, ada satu yang alami kelainan. Atau empat orang setiap seribu kelahiran bayi laki-laki," jelas Andika Perkasa.

 

 

2 dari 4 halaman

Diputuskan Sebagai Perempuan

Kondisi Hipoposdia memang disebut bukan kasus yang langka. Namun, lantaran kurangnya pengetahuan saat dilahirkan, akhirnya Serda Aprilia Manganang pun diputuskan berjenis kelamin perempuan.

Sehingga, semasa kecil hingga ia tumbuh dewasa, ia harus hidup sebagai perempuan kendati dirinya tak merasa demikian.

Baru setelah ia masuk menjadi anggota TNI, ia mendapatkan cukup perhatian sehingga dapat mendapatkan tes terkait kondisi medis yang ia alami.

" Jadi saya konsultasi tawarkan apa yang bisa kami bantu untuk dia. Akhirnya Sersan Manganang rupanya sambil dengan excited. Ini yang ditunggu-tunggu, saya hadirkan tim RSPAD, kemudian lakukan pemeriksaan lengkap dengan menggunakan seluruh fasilitas kesehatan kami," Andika menandaskan.

 

3 dari 4 halaman

Jalani Tes Hormon Testoteron

Serda Aprilia Manganang© Instagram

Akhirnya Aprilia Manganang menjalani sejumlah tes terkait kondisi medis yang ia alami. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi jumlah kadar hormon testoteron, urologi, hingga MRI.

Ketika masuk sebagai anggota TNI, dahulu pemeriksaannya tidak selengkap yang dilakukan sekarang. Sehingga terjadi kesalahan dan Aprilia dimasukkan sebagai anggota korps wanita TNI Angkatan Darat (Kowad).

Kini, ia pun akan mengalami pergantian status kependudukan dari wanita ke pria.

Hal ini lantaran berdasarkan tes yang ia jalani, hasil rekam medis menyatakan jika Aprilia memiliki hormon testosteron lebih tinggi. Tak hanya itu, Aprilia juga disebut tidak memiliki organ dalam yang seharusnya dimiliki perempuan.

Hasil tes tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kasad Andika setelah adanya pemeriksaan medis pada Februari 2021 kemarin, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

4 dari 4 halaman

Jalani Operasi

Aprilia Manganang© Instagram

Setelah hasil rekam medis menyatakan bahwa Aprilia Manganang seorang pria, akhirnya ia pun mengaku lega dan bahagia. Terutama karena selama ini ia merasa bahwa adanya perbedaan dalam dirinya.

" Ini momen yang sangat saya tunggu-tunggu, bahagia banget. Puji Tuhan Yesus saya bisa lewati ini, dan saya bersyukur Tuhan pakai bapak dan ibu untuk pertemukan saya," tutur Aprilia lewat virtual yang ditampilkan di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Maret 2021.

Kini, Aprilia Manganang masih harus menjalani perawatan lebih lanjut di RSPAD Gatot Subroto. Saat ini ia tengah menjalani operasi corrective surgery.

" Seperti yang saya katakan tadi ini operasi ini corrective surgery, jadi tidak ada pergantian kelamin. Manganang adalah laki-laki dan tidak ada pergantian secara fisik yang mungkin tadinya dari organ-organ kelamin wanita menjadi pria itu tidak ada," jelas Andika.

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar