JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Keluarga Menyerahkan Puing Yang Diduga MH370 (Foto: The Star)
Dream - Anggota keluarga penumpang korban jatuhnya MH370 yang hilang pada 2014, mengklaim menemukan lima puing pesawat milik maskapai Malaysia Airlines tersebut. Keluarga menyebut, puing-puing itu ditemukan hanyut di pantai Madagaskar.
Puing yang ditemukan itu kemudian diserahkan ke Menteri Transpotasi Malaysia, Anthony Loke. Salah satu keluarga korban MH370, Grace Nathan, mendesak pemerintah Malaysia tak menutup pencarian pesawat yang hilang ini.
" Kenyataan bahwa puing masih hanyut di pantai, berarti kita tidak perlu berhenti mencari pesawat," kata Grace, dikutip dari The Star, Jumat 30 November 2018.
" Jika ada perusahaan yang membuka pencarian pesawat ini, tanpa biaya, kami harap pemerintah membiarkannya," ujar dia menambahkan.
Sementara itu, Loke mengatakan bahwa pemerintah Malaysia belum sepenuhnya menutup pencarian MH370.
" Pemerintah tidak pernah menutup kemungkinan apa pun. Jika ada petunjuk yang kredibel, kita akan membuka kembali pencarian," kata Loke.
Lima puing yang diduga dari pesawat MH370 itu ditemukan di tiga lokasi di Madagaskar, antara Desember 2016 hingga Agustus 2018. Puing tersebut ditemukan nelayan dan warga setempat.
Dalam serah terima itu, penyidik amatir pesawat, Blaine Gibson, meyakini puing itu sebagai bagian dari MH370.
Gibson mengatakan, salah satu puing yang signifikan yaitu panel lantai, yang diyakini, berasal dari Boeing 777. Puing itu ditemukan tahun lalu di dekat Sandravinany, Madagaskar Selatan.
" Jika pihak berwenang secara resmi dapat memverifikasi ini, maka itu adalah temuan yang signifikan, karena itu menunjukkan bahwa lantai pesawat telah hancur. Jika lantai pesawat hancur, itu akan menunjukkan bahwa tidak ada badan pesawat yang utuh," kata Gibson.
Penerbangan MH370 dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014 mengalami hilang kontak. Sebanyak 239 orang di dalam pesawat itu menghilang dan menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
