Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dunia kedokteran di Arab Saudi tengah berduka setelah dua orang dokter yang menangani pasien Covid-19 meninggal dunia. Dokter pertama bernama Naeem Choudhry itu meninggal di Mekah, Arab Saudi.
Naeem adalah dokter bedah keturunan Pakistan yang bekerja di unit bedah umum Rumah Sakit Umum Hira.
Sementara satu dokter lainnya adalah Muhammad Al-Faki yang merupakan konsiltan hematologi oncologi di King Saud University Medical City (KSUMC) di Riyadh.
Kematian Al-Faki membuat rekan sejawat dan para mahasiswanya berduka dan mengenang mendiang selam hidup lewat sebauh tanda pagar di platform Twitter.
" Dia selalu peduli dengan pasien, memberikan perhatian personal, serta selalu berkomunikasi dengan mereka," ujar seorang rekanny, Asaad Assiri, seorang profesor dan konsultan pediaktri di KSUMC.
" Senyuman tak pernah hilang dari wajahnya. Dia selalu datang paling cepat ke tempat kerja dan baru meninggalkan rumah sakit larut malam."
Sementara itu Direktur Jenderal Urusan Kesehatan Mekah, Dr Wael Hamzah Mutair mengatakan seluruh tim kesehatan berduka dengan kepergian Dhaudhry. Kota Mekah dianggap telah kehilangan salah satu dokter bedah terbaiknya.

(Foto: Twitter @tbm_18)
Menurut Mutair, Chaudhry adalah salah satu garda terdepan dan berperan penting dalam upaya penanganan Covid-19 di kerajaan Saudi. Dia memastikan mendiang meninggal karena kontak dengan pasien di tempat kerja bukan dari orang lain di luar rumah sakir.
Salah satu keluhan penyakit yang dideritanya adalah tekanan darah tinggi, kata Mutair.
Departemen Kesehatan Mekah mengaku telah banyak melihat dedikasi, ketekunan dan pengorbanan di antara petugas kesehatan. Bahkan di saat ada anggota keluarga telah dinyatakan positif Covid-19, para tenaga medis ini telah menjalankan tugas mereka dan melakukan yang terbaik untuk melindungi negara dan warga Mekah.(Sah, Sumber: Arabnews)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya