Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi tengah dirundung duka. Ayahnya, Moch Sidik dikabarkan meninggal dunia har ini.
Kabar tersebut dibenarkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir.
" Betul, meninggal di Semarang," ujar Armanatha, dikutip dari merdeka.com, Kamis, 27 Oktober 2016.
Saat mendengar kabar itu, kata Armanatha, Retno tengah berada di Nusa Dua, Bali. Dia tengah menghadiri pertemuan Indian Ocean Rim Association (IORA).
Retno membatalkan sejumlah agenda tersebut. Menurut Armanatha, Retno segera bertolak dari Bali menuju Semarang.
" Sejumlah agenda Bu Menteri dibatalkan, tetapi sidang acara IORA di Bali terus berjalan," kata dia.
Jenazah Sidik kini tengah disemayamkan di rumah duka Jalan Borobudur Utara Gg XX No 8 RT5 RW4 Manyaran, Semarang, Jawa Tengah.
Namun Retno menunjukan ketegaran di saat menghadapi musibah kehilangan ayah kandungnya. Menlu masih tetap menyempatkan diri membuka seminar internasional IORA di Bali sekaligus meminta izin untuk kembali ke Semarang kepada para delegasi.
Dari akun Twitter resmi Kemlu, terlihat Retno masih menyempatkan diri mengikuti kegiatan jalan santar bersama para gelegasi peserta IORA. Terlia Retno berjalan berdampingan dengan Menlu Australia Julie Bishop.
Menlu juga menyempatkan diri mengikuti sesi foto pembukaan konferensi IORA bersama sejumlah delegasi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya