Puskesmas Terendam Banjir, Ibu di Kalsel Melahirkan di Atas Perahu

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 25 Januari 2021 17:00
Puskesmas Terendam Banjir, Ibu di Kalsel Melahirkan di Atas Perahu
Ernawati terpaksa melahirkan di atas perahu kecil,

Dream - Banjir yang melanda daerah di Kalimantan Selantan menambah cobaan bagi masyarakat yang kini tengah menghadapi pandemi Covid-19. Berbagai aktivitas warga terganggu bahkan untuk mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Cobaan inilah yang dihadapi Ernawati, salah satu warga Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Banjar, Kalimantan Selatan. Di tengah bencana tersebut, Ernawati harus berjuang lebih besar karena tengah hamil tua. 

Dikutip dari vidio.com, Ernawati akhirnya terpaksa melahirkan di atas perahu kecil, saat dalam perjalanan menuju Puskesmas. Ernawati sebelumnya telah merasakan kontraksi hebat pada Rabu, 20 Januari 2021 pagi.

“ Tadi pagi melahirkan dibantu oleh Bidan di dalam perahu, Alhamdulillah saya dan bayi saya lahir dengan selamat,” kata Ernawati.

1 dari 4 halaman

Meski diselimuti rasa takut dan khawatir, proses kelahiran tersebut dibantu dua orang bidan kampung yang berjalan lancar. Ibu dan bayinya dinyatakan selamat dan dalam kondisi sehat.

Sementara melansir akun Instagram @Makassar_iinfo diketahui warga bedatangan untuk segera membantu begitu mendengar salah stau warganya hendak melahirkan. Mereka memberikan bantuan keperluan bayi termasuk asupan gizi untuk bayi, agar kesehatannya dapat terus terjaga.

Desa Lok Bainitan, Sungai Tabuk merupakan salah satu lokasi terparah diterjang banjir. Ketinggian air di atas satu meter hingga melumpuhkan akses jalur darat.

2 dari 4 halaman

BNPB Serahkan Rp3,5 Miliar untuk Penanganan Banjir Kalsel

Dream – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan berupa dana siap pakai (DSP) sebesar Rp3,5 miliar untuk penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bantuan dana tersebut diberikan untuk lima kabupaten yang terdampak paling parah dari banjir tersebut seperti Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten, Tanah Laut, dan Kabupaten Balangan.

Masing-masing mendapat sebesar Rp500 juta ditambah 1 miliar rupiah untuk Pemerintah Provinsi Kalsel, seperti yang dilaporkan BNPB pada Senin, 18 Januari 2021.

“ Ini memberikan semangat daya dorong bagi kita dalam menghadapi musibah banjir yang melanda kita,” ujar Sahbirin Noor Gubernur kalsel dalam rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Minggu, 17 Januari 2021 kemarin.

3 dari 4 halaman

Bantuan berdasarkan tipe-tipe kerusakan

Dalam sambutannya, Sahbirin juga mengatakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui BNPB juga menjadi penyemangat untuk memaksimalkan kinerja Pemerintah Provinsi dalam mempercepat penanganan bencana ini.

“ Kami sesuai arahan dari Bapak Presiden akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kerusakan rumah, baik itu rusak berat (RB), rusak sedang (RS), maupun rusak ringan (RR),” tutur Kepala BNPB Doni Monardo di kesempatan yang sama.

Beliau menjelaskan bantuan dana stimulan untuk rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir sebesar Rp50 juta untuk RB, Rp25 juta untuk RS dan Rp10 juta untuk RR.

4 dari 4 halaman

Segera lakukan pendataan

Selanjutnya, Doni meminta agar pemangku kebijakan di daerah segera melakukan pendataan secara akurat guna mempercepat proses penyaluran dana stimulan dan meminta agar segera dibentuk satgas yang kemudian dipimpin Gubernur guna mempersiapkan upaya rehabilitas dan rekonstruksi pascabencana.

“ Mohon pemerintah provinsi bersama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pendataan tentang rumah-rumah yang mengalami kerusakan,” imbuh Doni.

Hal tersebut perlu dilakukan bersama seluruh komponen pusat yang ada di daerah dan unsur terkait yang melibatkan TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan dinas-dinas di daerah, agar saat proses pendataan bisa akurat sesuai nama serta alamat dan setelahnya bisa memulai program rehabilitsi dan rekonstruksi.

(Laporan: Josephine Widya, Sumber: BNPB.GO.ID)

Beri Komentar