Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Konsultasisyariah.com)
Dream - Menurut hukum Islam, darah haid adalah najis. Adapun cara bersuci jika terkena najis tersebut adalah membasuh dan mengusapnya dengan air hingga bekas darah tersebut hilang.
Terkait darah haid, masih ada anggapan di masyarakat yang mengatakan jika darah haid adalah " makanan" jin. Sehingga para wanita tidak boleh membuang bekas darah haid di dalam rumah.
Apakah hal tersebut benar? Bagaimana penjelasannya menurut pandangan Islam? Berikut ulasannya.
Ada beberapa hadis yang membahas tentang makanan bagi jin:
© Dream
Nabi Muhammad SAW pernah mendakwahi sekelompok jin. Lalu mereka meminta bekal bahan makanan (zad), Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
Kalian memiliki bahan makanan, di setiap tulang yang hewannya disembelih dengan menyebut nama Allah, maka ketika kalian pegang akan menjadi penuh dengan daging. Sementara kotoran hewan akan menjadi makanan bagi binatang kalian (jin). (HR. Muslim 1035).
Dan untuk makanan berupa daging dari tulang yang dibacakan nama Allah ketika menyembelih hewannya, ini khusus untuk jin muslim.
© Dream
Dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
Sesungguhnya setan mereka makan yang tidak diawali dengan bacaan basmalah. (HR. Muslim 5378)
Dalam hadis yang lain, dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
Ketika seseorang masuk ke dalam rumahnya, lalu menyebut nama Allah (membaca basmalah) ketika masuk rumah dan ketika makan, maka setan akan mengatakan, tidak ada tempat menginap bagi kalian dan tidak ada makan malam. (HR. Muslim 5381).
© Dream
3. Bahan makanan yang dikonsumsi manusia
Dalil tentang ini adalah hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa beliau pernah ditugasi untuk menjaga makanan zakat fitrah, kemudian selama 3 malam ada jin yang mencuri makanan itu, hingga ditangkap Abu Hurairah. Dan jin itu dibebaskan setelah dia mengajarkan ayat kursi agar dibaca sebelum tidur. (HR. Bukhari 2311)
Apakah darah haid juga termasuk makanan jin?
Tak ada keterangan maupun riwayat yang menyatakan bahwa darah haid adalah makanan jin. Tapi..............selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya