Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kerusuhan Malam Tahun Bari Di Shanghai (The Strait Times)
Dream - Sekitar 35 orang dilaporkan tewas dalam perayaan malam tahun baru di Kota Shanghai, China. Otoritas setempat menyatakan para korban sebagian besar tewas karena terinjak-injak. Sementara, 40 korban lainnya terluka, sebagian besar mengalami patah tulang.
Dikutip Dream dari The Star, Kamis 1 Januari 2015, otoritas setempat mengatakan kerumunan dalam jumlah besar mulai bergerak di Lapangan Chen Yi menjelang jam pergantian tahun. Lantas, mereka berebut uang palsu yang dijatuhkan dari sebuah gedung yang menghadap kawasan terkenal di Shanghai, The Bund.
Pemicu kerusuhan itu masih belum dikonfirmasi oleh otoritas di Shanghai. Namun, saksi mata dan media-media setempat menurunkan laporan bahwa insiden itu terjadi ketika orang-orang dalam kerumunan itu berusaha mengambil uang palsu yang dilemparkan dari salah satu gedung.
Salah satu warga yang membantu satu di antara korban luka mengatakan uang-uang palsu dilempar ke luar gedung, dari sebuah bar yang berada di atas jalan, sebagai bagian dari perayaan tahun baru. Lantas orang-orang mulai berebut dan saling injak. Itulah pengakuan pria yang bermarga Wu, setelah mengantar salah satu korban luka ke rumah sakit.
Sementara, seorang perempuan yang ketika terjadi kerusuhan berada di Bund menggambarkan saat kejadian itu situasi sangatlah kacau. “ Ada terlalu banyak orang dan tak ada tempat untuk melarikan diri,”kata perempuan yang menolak menyebutkan nama tersebut.
Setelah kejadian itu, puluhan keluarga tampak memadati lobi rumah sakit setempat. Mereka mencari kabar kerabat yang menjadi korban. “ Banyak keluarga masuk dan bertanya kepada pihak rumah sakit untuk memberikan data korban terluka, termasuk yang sadar maupun tidak sadar yang dirawat di sini, namun tak ada yang menemui kami,”kata salah satu kerabat bermarga Fan.
Laman Xinhua News melaporkan bahwa banyak di antara korban terluka adalah siswa. Sementara, Presiden Xi Jinping meminta pemerintah Shanghai segera menyelidiki insiden tersebut. Dia juga meminta pemerintah daerah di seluruh China memastikan musibah seperti ini tak terulang lagi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya