Bertemu Paus Fransiskus, GP Anshor Sampaikan Dukungan Perdamaian Dunia

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 26 September 2019 18:00
Bertemu Paus Fransiskus, GP Anshor Sampaikan Dukungan Perdamaian Dunia
Anshor juga menyampaikan dokumen GP Ansor Declaration on Humanitarian Islam

Dream - Pengurus Gerakan Pemuda Anshor bertemu Pimpinan Tertinggi Umat Katholik, Paus Fransiskus. Pertemuan tersebut berlangsung usai audiensi umum di Lapangan Santo Petrus Vatikan, Rabu 26 September 2019.

Ketua Umum GP Anshor, Yaqut Cholil Qoumas, dalam pertemuan itu, organisasinya menyampaikan dukungan terhadap dokumen Human Fraternity for World Peace and Living Together yang digagas dan dikampanyekan Paus Fransiskus bersama Grand Syaikh Al Azhar, Syeikh Ahmad Ath-Thayyib.

" Dalam kesempatan bertemu dengan Paus Fransiskus juga disampaikan dokumen GP Ansor Declaration on Humanitarian Islam atau Deklarasi GP Ansor tentang Islam untuk Kemanusiaan," ujar Gus Yaqut, melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Gus Yaqut mengatakan dokumen, GP Anshor berisi seruan membangun konsensus global mencegah dijadikannya agama sebagai senjata politik. Dia menegaskan agama seharusnya menjadi solusi perdamaian, bukan sumber konflik.

" Humanitarian Islam ini juga dimaksudkan untuk memupus maraknya kebencian komunal melalui perjuangan untuk mewujudkan tata dunia yang ditegakkan di atas dasar perhormatan terhadap kesetaraan hak dan martabat bagi setiap manusia," kata dia.

1 dari 5 halaman

Sampaikan Toleransi di Indonesia

Saat bertemu dengan Paus Fransiskus, Gus Yaqut didampingi beberapa pengurus lain GP Anshor, seperti Sekjen Abdul Rahman, tiga Wakil Sekjen yaitu Hasanuddin Ali, Wibowo Prasetyo, Rifqi Al Mubarok, serta Ketua Pengurus Wilayah GP Anshor Riau, Purwaji.

 GP Anshor bertemu Paus Fransiskus

Kepada Paus Fransiskus, Gus Yaqut menyampaikan mengenai kehidupan rakyat Indonesia penuh toleransi dan keharmonisan. Kondisi ini terus dipelihara oleh banyak pihak, salah satunya GP Anshor.

Kepada Gus Yaqut, Paus Fransiskus menyampaikan imbauan agar umat beragama selalu menjaga persaudaraan. Paus menekankan agar sesama umat beragama dapat hidup berdampingan dengan penuh kedamaian.

" Saya doakan Anda. Anda doakan saya. Kita bersaudara. I pray for you, you pray for me, we are brothers," kata Gus Yaqut.

2 dari 5 halaman

999 Anggota GP Anshor Umroh Gratis

Dream - Gerakan Pemuda Anshor akan memberangkatkan 999 anggota Banser umroh Selasa, 20 Februari 2018. Kabar itu dibenarkan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Quomas atau Gus Yaqut melalui pesan singkat kepada Dream.

" Iya mas, sebagian kita lepas malam ini," kata Gus Yaqut melalui perpesanan WhatsApp.

Pemberangkatan Banser yang akan umroh dilakukan di Lounge Umroh Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Yaqut mengatakan beberapa anggota Banser lain rencananya akan diberangkatkan esok hari.

Program 999 Banser Umroh telah diinisiasi sejak pertengahan 2017. Dilaporkan Merdeka.com, Program 999 Banser Umrah 2018 berbentuk subsidi Rp5 juta untuk paket umroh selama sembilan hari.

" Program 999 Banser Umrah 2018 merupakan bentuk apresiasi kami kepada personel Banser yang berdedikasi tinggi dan sudah berkhidmah selama lebih kurang selama 2,5 tahun sebagai anggota Banser. Total subsidi dari Pimpinan Pusat GP Ansor sebesar Rp 5 miliar," kata Direktur Utama PT Sorban Nusantara, Towus Ainul Yaqin Sabtu, 29 April 2017.

Towus mengatakan Sorban Nusantara merupakan unit amal usaha PP GP Ansor di bidang Tour dan Travel yang didirikan November 2016. Paket umrah yang diberikan kepada 999 anggota Banser tersebut adalah paket umrah 9 hari dan fasilitas bintang 4.

Paket tersebut bernilai Rp 22,5 juta. Namun setelah mendapatkan subsidi dari Ketua Umum PP GP Ansor, masing-masing peserta umrah hanya dikenakan biaya sebesar Rp 17,5 juta.

" Kader wajib membayar uang muka (block seat) sebesar Rp 2,5 juta pada periode 22-29 Mei 2017. Sisanya sebesar Rp 15 juta dapat diangsur mulai 1 Juni 2017 sampai tanggal 15 Desember 2017," ucap dia.

Adapun kriteria anggota Banser yang menjadi peserta umrah yaitu kader yang sudah diverifikasi menjadi anggota Banser dan Ansor, berdedikasi tinggi, dan berkhidmah lebih kurang 2,5 tahun. (ism)

 

3 dari 5 halaman

GP Anshor Tunggu Pernyataan Dubes Saudi

Dream - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Yaqut Cholil Qoumas, menunggu pernyataan resmi Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Muhammad al-Shuaibi. Pernyataan itu dia sampaikan pasca respons cepat Kementerian Luar Negeri yang sudah berkomunikasi dengan Osamah.

" Angkat kopyah atas respon cepat @Menlu_RI Namun tetap kita tunggu respon @Os_alshuibi," tulis Yaqut di Twitter, Selasa 4 Desember 2018.

Sebelumnya, Yaqut mendesak Osamah meminta maaf atas cuitannya mengenai Aksi Reuni Alumni 212. Dia juga menghendaki, Arab Saudi menarik pulang Osama karena terlampau jauh mengurusi politik dalam negeri Indonesia.

" Mas @Os_alshuibi hati2 kalau bersikap yaa. Ini negeri beradab. Anda offside terlalu jauh. Urusan negeri kami, sampean nggak perlu lah ikut-ikut. Apalagi ber-statemen dengan kebencian semacam itu. Sekarang, kami tunggu permintaan maafmu. Oke yaa?" kata dia.

Protes atas cuitan Osamah semakin bergaung di Twitter. Para pengguna Twitter saat ini menggunakan tagar #pulangkanOsamahSuaibi. Tagar tersebut beradu dengan tagar #kamibersamaOsamahalShuibi.

Osamah dalam cuitan terakhirnya tampak sedang di Arab Saudi. Kedubes Arab Saudi untuk Indonesia juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai cuitan Osamah yang menyebut 'jamaah almunharifah', atau organisasi yang sesat dalam kasus pembakaran bendera berlafaz Tauhid di Garut beberapa waktu lali.

4 dari 5 halaman

PBNU Protes Cuitan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia

Dream - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes cuitan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Muhammad Al-Suaib. PBNU menyebut, Osamah telah menyebarkan informasi keliru dan menyesatkan melalui akun Twitter pribadinya, @Os_alshuibi.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, menyebut, Osamah telah menyebar fitnah mengenai pelaku pembakaran bendera dengan sebutan jamaah almunharifah, atau organisasi yang sesat atau menyimpang. Padahal, oknum pembakar bendera telah menerima sanksi.

" Bahkan kami keluarga besar NU menyesalkan kejadian tersebut," ujar Said, dalam keterangan tertulisnya, Senin 3 Desember 2018.

Said mengatakan, PBNU mendesak pemerintah RI untuk menyampaikan nota ke pemerintah Arab Saudi. Dia meminta Osamah ditarik ke Saudi karena tindakannya yang gegabah dan mencampuri urusan politik dalam negeri Indonesia.

" Dalam pandangan kami Osamah telah melakukan pelanggaran keras diplomatik yakni mencampuri urusan politik suatu negara di luar kewenangannya. Hal ini jelas mengganggu hubungan diplomatik RI-Saudi Arabia," kata dia.

Sekjen PBNU, Helmi Faisal Zaini, mengatakan, telah menghubungi Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. " Pihak Menlu sudah memanggil langsung Osamah," ujar Helmy, dikutip dari NU Online.

 Cuitan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osamah Muhammad Al-Suaibi

Dalam cuitan yang sudah dihapus itu, Osamah menyebut aksi Reuni Alumni 212 sebagai bentuk protes terhadap pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oleh salah satu ormas menyimpang, sekitar sebulan yang lalu.

Osamah juga menyebut acara itu dihadiri Gubernur DKI, Anies Baswedan, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, dan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. " Peserta acara ini meluber sekitar Monas," tulis Osamah.

5 dari 5 halaman

Gelar Salat Istisqo, GP Anshor Imbau Umat Tak Saling Tuding

Dream - Belum turunnya hujan di sejumlah tempat berdampak pada kebakaran hutan, kekeringan, dan sulitnya penanganan musibah kabut asap. Tergerak pada problematika itu, sayap organisasi Nahdatul Ulama (NU), Gerakan Pemuda (GP) Anshor menggelar salat meminta hujan, salat Istisqo di halaman Kantor GP Anshor, Kramat Raya, Jakarta, Jumat 30 Oktober 2015.

Wakil Ketua GP Anshor Alfa Isnaeni, berharap salat Istisqo yang dilakukan organisasinya bisa membantu meredakan musibah kebakaran hutan dah kabut asap.

" Salat Istisqo yang digelar hari ini dalam rangka karena untuk membantu beberapa wilayah yang sangat membutuhkan hujan. Sebab, tiada lain pertolongan hanya kepada Allah," katanya usai melaksanakan salat Istisqo.

Salat Istisqo yang digelar GP Anshor, menurut Alfa, sebetulnya digelar serentak di seluruh Indonesia. Hanya saja, waktu pelaksanaannya tidak bebarengan.

" Sebagian warga ada yang melaksanakan di hari Kamis lalu. Yang lainnya ada yang besok (Sabtu)," jelasnya.

Menanggapi kebakaran hutan dan kabut asap yang terjadi, Alfa meminta masyarakat tidak saling menyalahkan. Dia pun berharap masyarakat tidak lantas melakukan boikot terhadap perusahaan yang kabarnya bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan.

" Ini murni musibah alam. Kita tidak berhak memboikot produk (perusahaan) tertentu. Mari kita berikhtiar," harapnya.

Selain menghelat salat Istisqo, GP Anshor juga turut menanggulangi masalah kebakaran hutan dan musibah asap yang terjadi. " Balakar (Banser untuk Laskar Pemadaman Kebakaran) selalu kami turunkan," pungkasnya.

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian