Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Rumah Rusak Akibat Terdampak Gempa Di Situbondo (Foto: BNPB)
Dream - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, gempa yang terjadi di Situbondo dini hari tadi tak ada kaitannya dengan gempa di Donggala, Sulawesi Tengah.
" Gempa di Situbondo tidak ada kaitan dengan gempa di Palu. Beda sumbernya," kata Sutopo di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018.
Sutopo menuturkan, gempa Situbondo telah menyebabkan tiga orang warga meninggal dunia. Mereka menjadi korban karena tertimpa bangunan runtuh.
" Ini kan terjadinya malam. Kebanyakan sedang tertidur," ucap dia.
Hingga kini, BNPB mencatat ada 51 rumah yang rusak pasca gempa tersebut. Gempa Situbondo terjadi Kamis dini hari, 11 Oktober 2018 dengan berpusat di 61 kilometer timur laut Situbondo pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Timur. Bahkan, gempa juga dirasakan hingga ke Bali yang menimbulkan kepanikan peserta International Monetary Fund Word Bank (IMF-WB) ke luar hotel.
Dream – Gempa bumi berskala 6,4 magnitudo yang mengguncang wilayah Situbundo, Jawa Timur, Kamis dini hari 11 Oktober 2018 turut dirasakan warga Bali. Tak hanya itu, gempa juga sempat membuat panik para delegasi yang menghadiri pertemuan Annueal Meeting World Bank Group yang berlangsung di Pulau Dewata itu.
Dilansir dari Liputan6.com, gempa ini juga membangunkan para tamu hotel di Bali. Salah satunya di Ungasan, Kuta Selatan, Bali. Seorang tamu hotel, Putri, mengaku kaget dan terbangun ketika merasakan gempa. Dia keluar dari kamar karena goyangan gempa cukup kencang.
“ Saya sampai kebangun. Kencang banget dan lumayan lama,” kata Putri.
Hal serupa juga diutarakan oleh tamu hotel lainnya, Fatimah. Dia mengatakan getaran gempa membuat lampu gantung di kamar bergerak kencang. Untungnya, gempa ini tak merusak hotel yang ditempatinya.
“ Semoga tidak berlanjut,” kata dia.
Liputan6.com mengabarkan suasana di Bali telah berangsur normal. Gempa dini hari dipastikan tak mengganggu kegiatan pertemuan tahunan IMF dan World Bank. Jadwal petemuan yang berlangsung pada hari ini masih berjalan seperti biasa.
Sekadar informasi, acara tahunan IMF dan World Bank ini memasuki puncaknya pada hari ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga dijadwalkan akan hadir.
Sejumlah menteri dijadwalkan juga akan mendampingi seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Kemaririman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dan menteri lainnya.
" Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Kamis pekan ini.
Presiden diagendakan bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam pertemuan tahunan (Annual Leaders Retreat). Beberapa agenda lain yang dihadiri kepala negara adalah membuka seminar dan menghadiri forum investasi.
Pada malam harinya, Jokowi akan menghadiri ASEAN Leaders Gathering (ALG) yang dilanjutkan dengan makan malam bersama para pemimpin negara-negara di Asia Tenggara tersebut. Di sela-sela agenda tersebut, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara dan pimpinan lembaga internasional yang hadir.
(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya