Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Transit Elevated Bus. (Sumber: Shanghaiist.com)
Dream – `Bus Ngangkang` China, Transit Elevated Bus (TEB), disebut-sebut hanya proyek tipuan. Kabar inilah yang membuat para investor berang. Mereka meminta dana ratusan juta yuan yang diinvestasikan untuk proyek ini dikembalikan.
Dikutip Dream dari laman Shanghaiist, Rabu 10 Agustus 2016, sejak tes pertama media pemerintah Tiongkok menyebut TEB tidak layak dan merupakan tipuan. Saat proyek ini dihentikan, semua pengujian ditunda, pabrik tidak ada, dan sekarang perusahaan menghadapi masalah finansial.
Perusahaan induk dari TEB, Huaying Kailai, telah menggalang dana dari sektor privat sebesar 200 juta yuan, atau sekitar Rp 394 miliar, untuk proyek ini. Perusahaan ini sebenarnya melakukan uji coba pada pekan lalu. Mereka menyebut untuk melihat seperti apa sistem pengereman dan konsumsi energi bus ini. Namun, tes itu disinyalir hanya untuk legitimasi proyek yang dituding bohongan ini.
Seharusnya, perusahaan ini memiliki badan penelitian dan pengembangan untuk teknologi bus tingkat. Katanya, lokasi tempat penelitian ini dibangun di pelabuhan Zhokou di Henan. Namun, ketika seorang jurnalis Xinhua mengecek lokasi itu, yang ada hanyalah sebuah tempat terpencil, tak ada bus tingkat, taka da bangunan. Yang ada hanyalah lahan kosong. Parahnya, TEB tak memiliki kontrak apa pun terhadap pemerintah daerah.

Oleh karena itu, investor berang terhadap perusahaan ini dan mereka ketakutan kena tipu. Beberapa investor pun meminta uangnya kembali.
Salah seorang investor yang tak disebutkan namanya ini menginvestasikan uangnya sebesar 1 juta yuan atau hampir Rp 2 miliar kepada Huaying Kailai sejak 2014 dengan iming-iming return sebesar 16 presen.
“ Tapi, kami ingin uang kembali setelah membaca berita buruk dari media online,” kata dia.
Sekadar informasi, bus tingkat TEB ini adalah bus tingkat yang didedesain seperti terowongan. Penumpang berada di tingkat atas, sementara di bawah didesain menjadi “ terowongan” agar mobil bisa tetap melintas. Kendaraan ini melintas di jalur khusus seperti rel.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya