Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(thestar.com.my)
Dream - Musim hujan seperti sekarang ini membuat para pemilik mobil khawatir. Apalagi, buat kamu yang tinggal di daerah langganan. Curah hujan tinggi bisa menyebabkan banjir yang tentu dapat merusak mobil.
Banyak cara dilakukan para pemilik mobil untuk menjaga kendaraannya tetap kering. Tetapi, cara yang digunakan pemuda Malaysia, Hiew Yit Thang ini, mungkin terbilang cerdik sekaligus nyeleneh.
Dia menciptakan kantong banjir. Thang berani menjamin mobil akan tetap kering meski terendam banjir dengan dimasukkan ke dalam kantor plastik ukuran besar tersebut.
Untuk menggunakan kantong banjir ini, pemilik tetap harus menambatkan mobilnya pada benda berdiri. Ini agar mobil tidak hanyut terseret banjir.

Pemuda 21 tahun itu menjual kantong banjir secara online sejak tiga tahun lalu. Thang mengaku berhasil menjual 20 kantong banjir sampai saat ini.
© Dream
Ide untuk menciptakan kantong banjir didapat Thang setelah mendengar cerita pahit orangtuanya. Mereka tidak tega melihat para korban banjir di Terengganu kehilangan harta benda termasuk mobil.
" Kantong banjir ini sebenarnya tidak hanya untuk mobil, tapi bisa dipakai untuk membungkus furnitur dan barang elektronik juga," jelas Thang.
Thang yakin saat ini dia satu-satunya penjual kantong banjir tersebut. Thang menambahkan permintaan kantong banjir ini tidak selalu tinggi karena tergantung musim.
Kantong banjir tersebut terbuat dari plastik yang dilapisi lilin agar tidak mudah bolong.
Pemilik mobil Nicholas Gomez mengatakan sudah sepantasnya kantong banjir banyak dilirik orang sekarang ini, mengingat curah hujan yang sangat parah di sebagian wilayah Malaysia.
Menurut Nicholas, kerugian akibat terjangan banjir bisa sangat besar. Ini membuat biaya perbaikan atau penggantian yang mahal.
© Dream
Meski begitu, ada satu kelemahan dari kantong banjir ini yaitu jika pemilik berada di daerah kering sementara mobilnya di parkir di tempat yang mudah diterjang banjir bandang.
" Aku punya teman yang mobilnya rusak karena banjir bandang di tempat parkir Dataran Merdeka sementara mereka berada di tempat kerja. Jadi, jika Anda membeli tas itu dan hanya menyimpannya di rumah, maka jadi percuma," jelas Nicholas.
Sementara itu, Davy Woo, praktisi industri mobil di Malaysia, mengatakan lebih baik dan aman jika pemilik mengasuransikan kendaraannya. Woo beralasan banjir bukan peristiwa yang sering terjadi.
Apalagi jika pemilik harus repot-repot membungkus dengan kantong dan menambatkan mobilnya setiap kali ada banjir.
(thestar.com.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya