Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Wang Mingqing Menjadi Sopir Taksi Untuk Cari Anaknya Yang Hilang (shanghaiist.com)
Dream - Selama puluhan tahun, Wang Mingqing merasakan kesedihan mendalam. Sebab, 23 tahun silam putrinya hilang tanpa jejak saat berusia 3 tahun.
Selama itu pula, dia berusaha keras mencari keberadaan putrinya. Namun hingga kini sang putri belum ketemu.
Wang ingat saat dia kehilangan putrinya. Ketika itu, dia dan istrinya tengah menjual buah di tepi jalan.
Lapaknya kebanjiran pembeli sehingga membuat Wang dan istrinya sibuk melayani. Keduanya sampai lupa pada putrinya. Namun kemudian sadar gadis kecil mereka sudah tidak ada.
© Dream
Wang melakukan segala cara untuk mencari putrinya, seperti menghubungi polisi, memasang pengumunan orang hilang, hingga mencari ke setiap panti asuhan dan rumah sakit. Tetapi, semua usahanya gagal.
Dua tahun lalu, dia mendapat pekerjaan sebagai sopir taksi. Wang berpikir menjadi sopir taksi mungkin bisa membantunya menemukan putrinya.

© Dream
Dalam dua tahun terakhir, Wang telah bertanya kepada sekitar 5.000 penumpang apakah mereka mengetahui putrinya yang hilang. Saat bekerja, dia selalu membagikan kartu berisi informasi tentang putrinya, dilengkapi foto sang anak waktu masih kecil.

Dia berharap ada orang yang mengetahui keberadaan putrinya. Sayangnya, tidak ada orang yang tahu sejauh ini.
"Harapan terbesar saya sekarang adalah suatu hari nanti putri saya akan duduk di mobil saya, dan berteriak, 'Ayah!'" kata Wang, dilansir West China Metropolis Daily.
© Dream
Saat ditanya apa yang akan dia ucapkan saat bertemu putrinya, Wang mulai tergerak, "Saya minta maaf, saya tidak bisa bertanggung jawab sebagai ayah."
Meski telah 23 tahun putrinya hilang, Wang tidak pernah menyerah untuk berharap.

Kasus penculikan dan penjualan anak merupakan masalah serius di Cina, khususnya di kawasan pedesaan. Meskipun ada orangtua akhirnya bisa berkumpul dengan anaknya yang sempat hilang, namun kasus orangtua terus mencari anaknya jauh lebih banyak selama bertahun-tahun.
Sumber: shanghaiist.com
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?