Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Shanghaiist.com)
Dream - Pernah menyaksikan film Up? Film animasi yang mengisahkan seorang kakek tua menolak memindahkan rumahnya meski ada pembangunan proyek di sebelahnya.
Rumah 'keras kepala' seperti di film Up tersebut kemudian dikenal sebagai 'Nail House'.
Nah, sebuah nail house baru-baru terlihat sendirian di atas bukit di sebuah lokasi pembangunan proyek di distrik Cuiping, Kota Yibin, Provinsi Sichuan, Tiongkok.
Kisah nail house di Cuiping itu bermula saat pada 2004, pemerintah setempat menyepakati rencana pembangunan gedung dan jalan di sekitar tempat berdirinya nail house itu.

Pekerja sudah menggempur bukit dengan dinamit dan melakukan pembangunan di sekitar tempat tersebut sejak tahun kemarin. Namun karena tidak ada tawaran dari pengembang yang dianggap cocok, pemilik rumah tersebut menolak untuk pindah.
Meski tanpa akses air dan listrik, penghuni rumah tersebut, yang terdiri dari sepasang suami istri yang sudah renta, tetap bertahan pada pendiriannya.
Pekerja proyek telah menggali tanah di sekeliling rumah tersebut sehingga tampak seperti rumah di atas bukit. Akibatnya, penghuni rumah harus naik setinggi 20 meter hanya untuk masuk ke dalam rumahnya.
Pengembang sangat khawatir bukit kecil tempat rumah itu berdiri runtuh sehingga membahayakan penghuninya.
(Ism, Sumber: Shanghaiist.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya