Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Instagram @luhut.pandjaitan)
Dream - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, membagikan momen perpisahannya dengan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) yang sudah mengabdi selama 37 tahun.
Mbak Sur, begitu nama panggilan ART tersebut. Menteri lulusan Akademi Militer Nasional angkatan 1970 ini mengaku terharu atas kepergiannya. Luhut menyampaikan, Mbak Sur telah menemaninya membantu istri dan keluarga sejak dirinya berpangkat mayor.
“ Sebagai seorang prajurit yang sering meninggalkan keluarganya untuk bertugas, peran Mbak Sur memang se-penting itu bagi saya pribadi,” ungkap Luhut dalam unggahannya di akun Instagram @luhut.pandjaitan.
Inilah sisi lain dari sosok Luhut yang merasakan kesedihan atas berhentinya sang ART. Luhut bahkan memberikan hadiah atau janji keberangkatan haji kepada Mbak Sur. Beginilah momen perpisahan keduanya.
Mbak Sur meminta izin kepada istri Luhut untuk pensiun menjadi ART. Luhut mengungkapkan, banyak orang yang mungkin punya hubungan yang tidak awet dengan ART, hal ini berbeda dengan keluarganya.
“ Mbak Sur sudah 37 tahun setia bekerja di rumah dan rasanya pantas menerima segala rasa hormat dan apresiasi yang lebih dari sekedar materi,” kata Luhut.

Perjalanan selama 37 tahun itu, Mbak Sur telah mengasuh anak-anaknya. Hingga saat perpisahan, Luhut mengungkap, anak tertuanya sampai mencium tangan Mbak Sur.
“ Terlebih anak-anak yang pernah diasuh oleh Mbak Sur, sampai-sampai anak tertua kami yaitu Uli mencium tangan Mbak Sur yang dulu juga ikut mengasuhnya dengan penuh kasih sayang,” kata Luhut.
Luhut sangat mengapresiasi kerja keras dari Mbak Sur. Di hari perpisahan Mbak Sur itu, Luhut bahkan membuat ‘farewell party’.
Luhut mengajak sang anak, menantu hingga cucu untuk datang ke pesta. Begitu sayangnya keluarga ini pada Mbak Sur, yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Tak hanya itu, Luhut juga memberikan hadiah perpisahan untuk Mbak Sur berupa biaya ibadah haji.

“ Saya berjanji kepada Mbak Sur untuk memberangkatkan ia beribadah haji, namun saat ini Mbak Sur belum siap. Saya katakan kepada Mbak Sur jika dirinya sudah siap untuk beribadah haji, Mbak Sur boleh hubungi saya,” ungkap Luhut.
“ We will miss you,” beginilah kata-kata terakhir Luhut dalam curhatannya.
Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya