Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bandara Internasional Mattala Rajapaksa yang dibangun oleh mantan orang nomor satu di Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa, kini berubah fungsi menjadi tempat penyimpanan beras.
Dilansir dari Channel NewsAsia, Kamis 3 September 2015, bandara yang tadinya menjadi simbol kekuatan era Rajapaksa itu terpaksa dinonaktifkan pasca terjadi beberapa peristiwa gagal lepas landas di sana.
Bandara Internasional Rajapaksa terletak di antara area pertanian Hambantota, 250 kilometer dari kota Colombo. Di wilayah ini kerap terjadi migrasi satwa liar dan burung-burung hingga menyebabkan terjadinya pesawat gagal lepas landas atau bahkan nyaris bertabrakan.
Untuk mengurangi kerugian akibat tidak beroperasinya bandara itu, kini pemerintah Sri Lanka memanfaatkan bandara tersebut untuk menyimpan beras-beras hasil panen dari daerah Hambantota.
" Satu terminal kargo telah digunakan untuk menyimpan panen dari daerah Hambantota," ujar salah seorang pejabat bandara yang enggan disebutkan namanya.
Meski begitu, saat ini masih ada satu maskapai penerbangan bertarif murah yang menggunakan bandara ini, yakni Fly Dubai.
Bandara Internasional Rajapaksa sendiri merupakan salah satu dari sekian banyak 'buah' proyek pembangunan infrastruktur yang dicetuskan oleh Mantan Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa.
Sebelum terealisasi, proyek ini banyak dikritik lantaran dianggap tidak dirancang dengan baik serta mengabaikan studi kelayakan lingkungan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya