5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Foto: Shutterstock)
Dream - Di zaman seperti sekarang ini, kejujuran seolah menjadi barang langka. Kebanyakan orang lebih mementingkan diri sendiri sendiri hingga rela berbuat tidak jujur.
Dengan alasan persaingan, banyak orang bersembunyi di balik kebohongan putih. Namun jika dilakukan terus menerus, kebohongan yang tadinya bertujuan kebaikan berubah menjadi sifat bohong sepenuhnya.
Sifat jujur sebenarnya tidak dimiliki seseorang sejak lahir. Tetapi bisa dilatih harus sejak dini.
Kejujuran memang pahit rasanya. Tetapi ada banyak sekali keberkahan di baliknya. Di antaranya, kita jadi mudah dipercaya orang. Hal itu bisa menjadi pembuka rezeki kita.
Agar kita dapat menjaga kejujuran, dianjurkan membaca doa ini.

Rabbi a'inni wa la tu'in 'alayya wanshurni wa la tanshur 'alayya wamkurli wa la tamkur 'alayya wahdini wa yassiril huda ilayya wanshurni 'ala man bagha 'alayya rabbij'alni laka syakkaral laka zakkaral laka rahhaban laka mithwa'an ilaika mukhbitan awwahan munibar rabbin taqobbal tawbati waghsil hawbati wa ajib da'wati wa tsabbit hujjati wahdi qolbi wa saddid lisani waslul sakhimata amri.
Artinya,
" Wahai Tuhanku, tolonglah aku dan jangan tolong musuhku terhadapku, menangkanlah aku dan jangan menangkan musuhku atasku, buatlah makar bagiku dan jangan buat makar kepadaku, tunjukilah aku dan mudahkanlah petunjuk kepadaku, dan menangkanlah aku atas orang-orang yang durhaka teradapku. Wahai Tuhanku, jadikanlah aku orang yang banyak bersyukur kepada-Mu, banyak berzikir kepada-Mu, orang yang takut kepada-Mu, orang yang taat kepada-Mu, orang yang khusyuk kepada-Mu, dan orang yang bertobat kepada-Mu. Wahai Tuhanku, terimalah tobatku, cucilah kegelisahanku, kabulkanlah doaku, tunjukilah hatiku, teguhkanlah hujjahku, tepatkanlah lisanku, dan cabutlah dendamku."
Jadwal Imsak Jakarta

Sumber: Bimas Islam Kemenag
Jadwal Imsak Bogor

Sumber: Bimas Islam Kemenag
Jadwal Imsak Semarang

Sumber: Bimas Islam Kemenag
Jadwal Imsak Yogyakarta

Sumber: Bimas Islam Kemenag
Jadwal Imsak Surabaya

Sumber: Bimas Islam Kemenag
Jadwal Imsak Malang

Sumber: Bimas Islam Kemenag
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?