Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)
Dream - Ketakutan akan sesuatu lazim kita alami. Perasaan ini muncul ketika berhadapan dengan sesuatu yang kita anggap bahaya baik berupa bahaya sebenarnya maupun tersirat.
Tak hanya pada benda yang tampak secara fisik, ketakutan juga muncul karena hal-hal yang tak terlihat misalnya membayangkan bencana yang akan datang atau cemas memikirkan sesuatu.
Ketakutan akan mengarahkan kita pada kekhawatiran. Akibatnya, emosi kita menjadi tidak stabil.
Bagi seorang Muslim, kunci utama adalah doa. Karena, hanya Allah pemilik kuasa segala sesuatu.
Ketika mengalami ketakutan, terdapat sebuah doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW untuk meredamnya. Doa tersebut terdapat dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dan An Nasai.
Allahumma inna naj'aluka fi nuhurihim wa na'udzubika min syururihim.
Artinya,
" Ya Allah, kami jadikan Engkau sebagai pihak yang memegang leher mereka dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka."
Sumber: Harakah.id.
Dream - Pandemi virus corona Covid-19 telah menyebar ke sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan hingga ke kampung-kampung.
Angka penderita Covid-19 dari hari ke hari terus meningkat. Bukan hanya di DKI Jakarta namun juga daerah lain.
Kondisi semacam ini tentu membuat kita merasa khawatir. Meski sudah melakukan upaya pencegahan, ada ketakutan jika sampai tertular.
Kekhawatiran tertular atau mungkin menulari orang lain itulah yang membuat orang berusaha tinggal di rumah. Mencegah keluarga kita yang dekat maupun jauh di kampung halaman menerima akibat kesembronoan kita nekat pergi di saat ada wabah.
Sebaik-baiknya mengusir kecemasan dan kekhawatiran ini hanyalah dengan berdoa memohon pelrindungan Allah SWT. Untuk meminta dihilangkan rasa takut itu, dianjurkan membaca doa ini.

Allahumma inni a’udzu bika minal Hammi wal hazan, wa a’udzu bika minal ‘ajzi wal kasal, wa a’udzu bika minal jubni wal bukhl, wa a’udzu bika min ghalabatid dain wa qahrir rijal.
Artinya,
" Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan gelisah, aku berlindung daripada sifat lemah dan malas, dan aku berlindung kepada-Mu dari sikap pengecut dan bakhil, dan aku berlindung kepada-Mu dari cengkaman hutang dan penindasan orang."
Dream - Musim hujan seperti sekarang ini seringkali membuat kita sakit. Kelelahan bekerja lalu terkena dinginnya udara karena hujan, penyakit sering kali datang.
Tetapi, kekhawatiran akan muncul lebih besar di situasi sekarang ini. Penyebabnya, virus corona menyebar di sejumlah negara termasuk Indonesia.
Virus ini menyebabkan penyakit seperti flu namun dampaknya lebih berat. Selain demam dan batuk, virus corona baru yang dinamai Covid-19 ini dapat membuat sesak napas akibat radang tenggorokan.
Tentu, situasi sekarang ini membuat kita merasa khawatir. Terutama ketika kondisi kesehatan sedang menurun.
Cara terbaik untuk mencegahnya adalah makan makanan bergizi, konsumsi vitamin. Selain itu, dianjurkan membaca doa ini untuk mengusir kekhawatiran akibat menurunnya kesehatan.

Ya hayyu, ya qoyyumu, ya wahidu, ya majidu, yabaru, ya karimu, ya rahimu, ya ghaniyyu, tammim 'alaina ni'mataka wa hab lana karamataka wa albisna 'afiyataka.
Artinya,
" Wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat Yang Berdiri Sendiri, wahai Dzat Yang Esa, wahai Dzat Maha Terpuji, wahai Dzat Yang Melimpahkan Kebaikan, wahai Dzat Yang Mulia, wahai Dzat Yang Maha Pengasih, wahai Dzat Yang Maha Kaya, sempurnakan nikmat-Mu atas kami, berikan kemuliaan-Mu kepada kami, dan pakaikan kesehatan-Mu kepada kami."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya