Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Pasien Diisolasi
Dream - Gugus Tugas Percepatan Pengananan Covid-19 Jawa Timur menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang dokter di Kabupaten Sampang, Madura. Dokter bernama Deny Dwi Yuniarto itu meninggal pada Senin, 15 Juni 2020 pukul 03.00 WIB di Rumah Sakit Universitas Airlangga akibat positif terinfeksi Covid-19.
" Kawan saya di Sampang itu, memang saya tidak memeriksa dan mengonfirmasinya sendiri, tapi saya dihubungi keluarganya bahwa meninggal karena positif Covid-19," kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi, dikutip dari Liputan6.com.
Ketika dalam perawatan, Deny menunjukkan gejala klinis seperti Covid-19. Setelah dilakukan tes swab, hasilnya menyatakan positif.
Joni mengatakan, istri almarhum Deny saat ini juga dalam perawatan di RSUA. Dia berharap wanita yang juga berprofesi sebagai tenaga medis tersebut dapat segera pulih.
" Mohon doanya untuk semua, sebab istri almarhum sekarang sedang sakit. Beberapa waktu lalu anggota keluarganya ada yang meninggal dunia juga karena Covid-19," kata Joni.
Joni lalu mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi menganggap Covid-19 tidak ada. Sudah ada banyak bukti korban terdampak baik kesehatan yang berujung kematian akibat virus corona.
" Makanya kok masih ada yang percaya bahwa Covid-19 itu tidak ada. Memang kita tidak melihat langsung dengan mata telanjang, tapi efeknya jelas sangat terlihat dan membahayakan," kata dia.
Sumber: Liputan6.com
Dream - Seorang dokter berinisial D, 34 tahun, asal Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur meninggal dunia dengan status positif Covid-19.
D menyusul dua orangtuanya yang telah meninggal beberapa hari sebelumnya namun masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Kepala Puskesma Kedungdung, Zahruddin, menjelaskan satu keluarga itu meninggal secara beruntun. Diawali dengan meninggalnya sang ayah berinisial S pada 7 Juni 2020.
S merupakan tenaga medis yang dulunya pernah berdinas di Puskesmas Kedungdung. S sempat dirawat di RSUD dr Muhammad Zyn Sampang dengan status PDP.
" Setelah S meninggal, kemudian dua hari selanjutnya baru istrinya (juga berstatus PDP)," ujar Zahruddin, dikutip dari Koran Madura.
Pada Minggu pagi, 14 Juni, dokter D juga mengembuskan napas terakhir namun dalam status terkonfirmasi positif Covid-19.
Dokter D merupakan putra almarhum S dan diketahui sebagai tenaga medis di Puskesmas Tambelangan.
" D diketahui terpapar Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan secara mandiri bersama istrinya, inisial E, 32 tahun, di salah satu rumah sakit Kabupaten Pamekasan," kata Zahruddin.
Menurut dia, istri dari D diketahui sebagai tenaga medis di Puskesmas Robatal, Kabupaten Pamekasan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi, membenarkan satu keluarga berprofesi tenaga medis terpapar Covid-19. Menurut dia, kemungkinan dokter D terpapar dari orangtuanya.
Sebab, rumah dokter D berdampingan dengan rumah orangtuanya di Kedundung.
" D tinggal di Kecamatan Kedungdung tapi bertugas di Puskesmas Kecamatan Tambelangan," kata Agus.
Sementara E yang merupakan istri dari dokter D bertugas di Puskesmas Robatal. Menurut Agus, E juga terkonfirmasi positif Covid-19.
" Maka dari itu, istri D saat ini proses penanganannya dibawa ke salah satu rumah sakit di Surabaya. Mudah-mudahan kejadian ini terakhir di Kabupaten Sampang," kata dia.
Demikian pula dengan anak dokter D yang masih berusia 1 tahun. Balita tersebut juga dirawat intensif di rumah sakit di Surabaya.
Sumber: Koran Madura
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa