Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Fasilitas pesanan makanan drive thru identik dengan penyajian praktis sekaligus cepat. Namun temuan baru menunjukan jika layanan pemesanan makanan yang biasa dilakukan pengendara mobil justru semakin lambat.
Publikasi terbaru tentang bisnis restoran yang dilansir QSR Magazine, menemukan konsumen restoran makanan cepat saji merasakan pelayanan melalui drive-thru tahun ini justru lebih lambat daripada tahun 2014.
Keterlambatan dalam menyajikan makanan cepat saji melalui drive-thru itu bahkan mencapai 19 detik. QSR menyebut fenomena ini sebuah 'penurunan signifikan' yang relatif.
Survei QSR menganalisis data dari 1.532 jendela drive-thru di 29 restoran makanan cepat saji secara nasional, termasuk McDonald, Chick-fil-A, Dunkin' Donuts, Starbucks dan lain-lainnya.
Hasilnya, ditemukan bahwa waktu yang dibutuhkan sekarang sekitar 222 detik - kira-kira lebih dari 3 setengah menit - untuk mendapatkan makanan. Padahal, tahun lalu, rata-rata pelanggan hanya butuh waktu tak lebih dari 203 detik untuk mendapatkan makanannya melalui jendela drive-thru.
Melambatnya layanan drive-thru ini pun memancing penasaran pelanggan. Hasil penelitian, QSR menduga hal itu disebabkan fokus restoran makanan cepat saji sebagian telah diperbaharui untuk 'memastikan konsumen mendapatkan pesanan dengan benar'.
" Begitu mereka (konsumen) meninggalkan drive-thru dan mendapatkan pesanan tidak benar, akan jauh lebih sulit bagi mereka untuk kembali daripada mereka yang makan di dalam restoran," kata Carl Howard, CEO restoran cepat saji Italia Fazoli kepala QSR Magazine, seperti dikutip Dream, Minggu, 11 Oktober 2015.
Kabar baiknya akurasi perusahaan-perusahaan makanan cepat saji dalam menyajikan makanan melalui drive-thru kini jauh lebih baik dalam satu tahun terakhir.
Menurut data, akurasi pesanan burger naik 4,1 persen dari tahun 2014. Secara keseluruhan, pesanan melalui drive-thru telah terpenuhi dengan akurasi 88,6 persen, naik dua persen penuh dari tahun lalu.
Jika Anda ingin memesan sarapan melalui drive-thru dengan cepat, Anda sebaiknya datang saat waktu tunggu rata-rata lebih dari 3 menit. Mungkin itu adalah waktu tersibuk, namun data menunjukkan bahwa restoran telah siap dengan staf yang memadai untuk menangani jam sibuk tersebut. Tetapi jika Anda ingin makan malam, bersiaplah untuk antre hampir empat setengah menit. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya