Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Monumen Untuk Menandai Desa Igbo-Ora Yang Berpenduduk Mayoritas Kembar. (Sumber: Amusingplanet.com)
Dream - Universitas Texas memperkirakan ada 32 dari 1000 orang di dunia ini yang terlahir kembar. Hal ini menandakan ada 16 pasangan atau sekitar tiga persen dari total populasi yang terlahir secara kembar.
Angka ini muncul berbeda di setiap daerah, ras dan etnis. Kelompok-kelompok etnis tertentu menghasilkan kembar yang lebih banyak dari biasanya. Tingkat tertinggi untuk kelahiran kembar terjadi pada masyarakat Youroba, Nigeria.
Di kota Igbo-Ora yang merupakan pusat pertanian ini terdapat 45-50 pasangan anak kembar dari 1.000 kelahiran. Hampir 10 persen dari penduduk di kota itu merupakan orang-orang kembar sehingga mendapat julukan 'Twin Capital of the World'.
Penelitian menyebutkan kelahiran kembar berhubungan dengan kebiasan makan para perempuan di daerah itu. Mengonsumsi makanan yang tinggi akan zat kimia alami dapat dapat merangsang ovarium melepas telur dari setiap sisi. Tapi sebagian besar kelahiran kembar terjadi karena genetika.
Selain Igbo-Ora, ada juga sebuah kota bernama Candido Godoi di Brasil yang memiliki tingkat kelahiran kembar mencapai 10 persen. Secara signifikan angka ini lebih tinggi yaitu mencakup 1,8 persen dari total penduduk di negara bagian Rio Grande do Sul.
Kelahiran kembar sudah mulai tercatat sejak abad ke 20 dan diamati terus menerus hingga generasi berikutnya. Populasi mereka didominasi keturunan Polandia dan Jerman.
Selanjutnya, terdapat kota kembar lainnya yang bernama Buzim yang terletak di barat laut Bosnia. Di kota ini ada 20.000 rumah lebih yang diperuntukan bagi 200 pasangan anak kembar. Berbeda dengan dua kota sebelumnya, penduduk di kota ini menjadikan populasi kembar sebagai daya tarik wisatawan.
(Ism, Sumber: amusingplanet.com)
Sedangkan untuk negara bagian timur, terjadi juga fenomena kelahiran kembar di desa Kodinhi, India. Di daerah ini terdapat 250 pasang anak kembar yang telah resmi di daftar kependudukan Kerala, India. Penduduk Kodinhi sendiri hanya berjumlah 2.000 keluarga. Pada 2008, terdapat 15 pasangan kembar dari 300 kelahiran. Kemudian meningkat drastis pada tahun-tahun selanjutnya hingga 60 kelahiran anak kembar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya