2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal, Salah Satunya Terpapar dari Transmisi Lokal

Reporter : Amrikh Palupi
Sabtu, 22 Januari 2022 19:30
2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal, Salah Satunya Terpapar dari Transmisi Lokal
Simak penjelasan dari juru bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.

Dream - Kementerian Kesehatan melaporkan dua pasien Covid-19 yang terkonfirmasi terpapar varian Omicron meninggal dunia. Kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia yang meninggal akibat varian baru omicron.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid  mengatakan kedua pasien tersebut diketahui memiliki komorbid.

" Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso," ucap Nadia pada keterangan tertulisnya, Sabtu 22 Januari 2022.

Data Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini bertambah 3.205 kasus. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 627 kasus.

Meski ada peningkatan angka positif Covid-19, laporan pasien yang meninggal dunia relatif masih rendah di bawah 10 kasus dalam sepekan ini. Begitu pula laporan kasus meninggal hari ini berjumlah 5 kasus.

Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi 

1 dari 5 halaman

Pertambahan Kasus Positif Dipicu Varian Omicron

Omicron di Indonesia.

Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia© Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia

Sebelumnya sejak 15 Desember 2021 hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia.

Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan penyebaran Omicron di Indonesia. Seperti menggencarkan 3T terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali, peningkatan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedisin, serta meningkatkan rasio tempat tidur untuk penanganan COVID-19 di rumah sakit.

Kemduian yang terbaru, Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan aturan baru untuk penanganan konfirmasi Omicron di Indonesia. Tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.

" Melalui Surat Edaran ini, penanganan pasien konfirmasi Omicron sesuai dengan penanganan COVID-19, dimana untuk kasus sedang sampai berat dilakukan perawatan di rumah sakit, sementara tanpa gejala hingga ringan, difokuskan untuk Isolasi mandiri dan Isolasi Terpusat," tutur Nadia.

2 dari 5 halaman

Sederet Fakta di Indonesia Soal Omicron, Varian Baru Virus Corona Lebih Parah dari Delta

Dream - Dunia kini tengah dibuat khawatir dengan kemunculan virus corona varian Omicron. Varian baru yang pertama kali dilaporkan oleh Afrika Selatan pada 25 November 2021.

Omicron diklaim mengandung 50 mutasi yang dapat mempengaruhi tingkat kecepatan penularan virus. Ditambah, Omicron diklaim mampu menghindari antibodi yang terbentuk baik karena vaksin maupun natural akibat infeksi varian sebelumnya.

Update Covid-19: Kasus Positif Hari Ini Tembus 3.205, Jangan Lengah!

Hanya dalam waktu singkat, kasus Omicron sudah dilaporkan dari sejumlah negara. Tidak hanya di Afrika namun juga Eropa dan Asia.

Pemerintah Indonesia langsung bereaksi dengan menerapkan sejumlah kebijakan baru. Salah satunya, dengan menutup jalur masuk kedatangan dari sejumlah negara.

Warga Asing dari 11 Negara Dilarang Masuk

Untuk mencegah masuknya kasus Omicron, Pemerintah memutuskan untuk memperketat aturan perjalanan luar negeri. Warga negara asing dari 11 negara dilarang masuk, sementara WNI diharuskan menjalani karantina.

" Pelarangan masuk untuk WNA yang memiliki riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir ke negara-negara berikut, Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia dan Hong Kong," ujar Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Menangkal Covid-19 dengan Spray Hidung Enovid, Virus Mati Dalam 2 Menit

Larangan ini resmi berlaku pada 29 November 2021. Sementara warga asing maupun WNI dari negara selain 11 negara tersebut tetap diizinkan masuk Indonesia dengan mentaati aturan yang berlaku,

3 dari 5 halaman

Masa Karantina Diperpanjang Jadi 7 Hari

Masa karantina menjadi salah satu aturan yang mengalami perubahan. Dengan adanya varian Omicron, Pemerintah memperpanjang masa karantina dari sebelumnya selama 3 hari menjadi 7 hari.

Aturan ini berlaku untuk warga asing dan WNI dari negara-negara selain 11 negara yang sudah ditetapkan Pemerintah.

87 Jemaah Pulang Umroh Terpapar Covid-19, 10 Probable Omicron

Sementara jika WNI datang dari 11 negara tersebut, maka diharuskan menjalani karantina selama 14 hari.

 

 

4 dari 5 halaman

Omicron Sudah Menyebar ke 13 Negara

Varian Omicron ternyata sudah menyebar ke sejumlah negara. Dari laporan yang ada, 13 negara sudah menkonfirmasi kemunculan varian tersebut.

Selain di Afrika, ada beberapa negara Eropa yang melaporkan kemunculan Omicron. Beberapa negara tersebut seperti Jerman, Belgia, Inggris, Israel, Australia.

Perhatikan Hal Ini Sebelum dan Sesudah Vaksin Booster Covid-19

" Melihat distribusi negara-negara tersebut kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa varian Omicron ini sudah menyebar ke lebih banyak negara lain," kata Luhut.

5 dari 5 halaman

Potensi Besar Omicron Masuk Indonesia dari Hong Kong

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan Hong Kong menjadi risiko terbesar yang dihadapi Indonesia terkait Omicron. Ini mengingat intensitas penerbangan dari Hong Kong ke Indonesia tergolong paling banyak.

" Risiko terbesar ada di Hong Kong," kata Budi.

Pasien Covid-19 Omicron Bisa Isoman, Simak Ketentuan dari Kemenkes

Selain Hong Kong, potensi Omicron bisa masuk Indonesia dari Italia dan Inggris. Sementara Afrika Selatan sendiri relatif lebih kecil.

" Italia, Inggris, baru Afrika Selatan karena penerbangannya sering ke kita," kata Budi, dikutip dari Liputan6.com.

Beri Komentar