Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Dubes RI Untuk Tiongkok Dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, Beradu Pantun Dengan Ustaz Ahmad Solihin. (Foto: Istimewa)
Dream – Ada yang unik dalam Idul Fitri di Wisma Duta di Beijing, Tiongkok, pada Sabtu 16 Juni 2018. Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, beradu pantun dengan Khatib sholat Ied, Ustaz Ahmad Muhlisin.
Adu pantun sang Dubes dan khatib itu menambah kebahagiaan masyarakat Muslim di Indonesia yang tak sempat berlebaran di Tanah Air.
Kisah ini bermula saat ustaz Muhlisin ternyata sedang menyiapkan empat pantun yang akan ditunjukannya dalam momen bahagia itu. Dalam secarik kertas yang dipegangnya, Ustaz Muhlasin membacakan pantun itu disamping sang Dubes.

(Foto: Istimewa)
Mendengar tamu undangan khusus terus berpantun, Djauhari rupanya ikut tergerak untuk membalas pantun sang ustaz.
" Saya nggak mau kalah," katanya di depan warga Indonesia yang berlebar di wisma kedubes tersebut.
" Kabaena gunung yang tingi, ombak di laut sama ratanya. sungguh enak pak ustad yang pergi, kita yang tinggal apa rasanya," ucap Djauhari yang disambut riuh hadirin.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Ahmad mengingatkan masyarakat Muslim Indonesia yang hadir untuk senantiasa istiqomah taat kepada Allah SWT. Sebab, amal yang dilakukan secara terus-menerus adalah amal yang disukai-Nya.

“ Di Hari Raya ini, kita hendaknya senantiasa mensyukuri nikamt yang telah diberikan kepada kita. Kita teruskan amal baik yang kita telah lakukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita diridhai dalam rezeki dan kehidupan kita,” kata dia.
Djauhari juga mengatakan masyarakat Muslim untuk menjaga persatuan dan memelihara rasa kebersamaan.
Usai sholat Ied, Djauhari dan Ibu Sih Elsiwi Handayani Oratmangun, bersilaturahmi dengan 300 masyarakat Muslim Indonesia yang menghadiri sholat Ied.(Sah)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya