Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bunga Japonica Iris Senilai Rp39 Juta Raib Di Pasar Bunga. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sebuah insiden tak menyenangkan terjadi di Shandong, Tiongkok, pekan lalu. Sebuah tanaman seharga 20 juta yuan, sekitar Rp 40 juta hilang di pasar bunga.
Dilansir dari Shanghaiist, Rabu 26 Juli 2017, bunga mahal ini dipajang di salah satu kios pembibitan bunga. Seorang pekerja di toko panik, lalu menelepon polisi ketika tahu tanaman mahal itu raib.
Dia menyebut bunga yang hilang itu adalah japonica iris alias bunga kupu-kupu. Kembang ini telah dibudidayakan secara hati-hati selama delapan tahun.
Pembibitan tanaman ini menggunakan iris ini untuk membudidayakan kembali. Mereka juga telah menerima pesanan kembang ini dari 10 negara yang berbeda dengan total pemesanan 20 juta yuan.
Tapi, tanpa bunga itu, mereka tak bisa mendapatkan uang.
Setelah meninjau rekaman CCTV, polisi menemukan bunga itu dibawa pergi oleh seorang wanita, lalu mereka berhasil melacak pelaku. Ketika tertangkap, wanita tersebut berkilah salah menukar bunga yang dibelinya. Dia berpikir bunga yang dipajang itu harganya sama dan tipenya sama. Namun, pikirannya salah.
Polisi pun mempercayai cerita pelaku dan memutuskan tidak menuntutnya atas kesalahan yang diberikan.
Peristiwa ini juga menjadi peringatan bagi toko-toko lain untuk tidak menyimpan barang mahal di tempat yang dijangkau pelanggan. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya