Eks DI/TII, NII, dan Harokah Islam Indonesia, Ikrar Setia ke Pancasila

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 13 Agustus 2019 19:36
Eks DI/TII, NII, dan Harokah Islam Indonesia, Ikrar Setia ke Pancasila
Ikrar tersebut ditandai dengan mencium dan hormat ke bendera merah putih

Dream - Sebanyak 14 mantan anggota Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Negara Islam Indonesia (NII), dan Harokah Islam Indonesia, mengucapkan ikrar untuk kembali setia terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

" Kami keluarga besar Harokah Islam beserta eks Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), dan eks Negara Islam Indonesia (NII), bersama segenap pedukungnya, dengan ini berikar, satu, berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD 1945," ujar Sarjono Kartosuwiryo, perwakilan 14 orang itu, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 13 Agustus 2019.

Mereka berjanji akan berpegang teguh dengan ideologi bangsa Indonesia. Mereka juga bersumpah akan menjaga persatuan dan kesatuan yang berpedoman pada Bhineka Tunggal Ika. " Menolak organisasi dan aktivitas yang bertentangan dengan Pancasila."

Mereka juga berjanji meningkatkan kesadaran bela negara dengan mengajak komponen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Setelah mengucapkan ikrar, eks DI/TII, NII, dan Harokah Islam Indonesia, itu mencium bendera merah putih.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, bersyukur atas keinginan yang mereka memilih kembali ke Pancasila.

" Kami saksikan bersama, mereka berikrar, mencium merah putih sebagai simbol dan sadar, bahwa satu-satunya ideologi adalah Pancasila. Dan menyadari wadah satu Nusantara adalah NKRI. Presiden sangat bangga, dengan kesediaan dan ikhlas untuk berikrar," kata Wiranto.

1 dari 2 halaman

Harapan Wiranto

Mantan Panglima ABRI ini berharap, ikrar ini akan diikuti oleh mantan anggota DI/TII, NII, dan Harokah Islam Indonesia yang lain.

" Berharap kesadaran ini tidak hanya berlaku di ruangan ini. Menyebar dan ditiru oleh yang lain, yang masih menduakan ideologi Pancasila," ujar dia.

(Sumber: Liputan6.com/Putu Merta Surta Putra)

2 dari 2 halaman

Geger, Jenderal NII Minta Izin Sholat Menghadap ke Timur

Dream - Pria asal Garut, Jawa Barat, Wawan Setiawan, membuat geger. Dia mengaku sebagai Jenderal Bintang 6 Negara Islam Indonesia (NII).

Tidak hanya itu, Wawan sampai mengirim surat kepada Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Tegalgede, Kartika Ernawati.

" Surat tersebut diantarkan langsung ke Kantor Desa Tegalgede oleh yang bersangkutan, Jumat (17 Maret 2017)," ujar Kartika, dikutip Dream dari fokusjabar.com, Senin 27 Maret 2017.

Dalam surat tersebut, Wawan meminta izin agar dia dan pengikutnya dibolehkan sholat Jumat menghadap ke timur. Sholat Jumat tersebut akan dilaksanakan di Mushola Situ Bodol.

Kartika mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Muspika setempat dan Majelis Ulama Indonesia. Senan, apa yang dilakukan Wawan dinilai mengganggu dan membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wawan, kata Kartika, merupakan salah satu warga Tegalgede. Selama ini Wawan memang diketahui sebagai pengikut Sensen Komara, yang merupakan pimpinan NII.

" Dulu Wawan sempat menjalani hukuman akibat perbuatan serupa," kata Kartika.

Wawan memang pernah menjalani hukuman dengan tuduhan upaya makar NII terhadap NKRI pada 2011. Tetapi, hukuman itu bukan kurungan di penjara, melainkan di rumah sakit jiwa.

Hal sama disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Garut, Tatang Sumirat. Menurut dia, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya oleh pelaku yang sama.

" Sebelumnya juga sempat terjadi dan pernah diamankan pihak kepolisian," ucap Tatang.

Dia menambahkan, Wawan memiliki beberapa pengikut di kampungnya. " Namun tidak semua warga yang ada di kampung itu menjadi pengikut Sensen Komara," ucap Tatang.

[crosslink_1]

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida