Ketum PBSI Gita Wirjawan (badmintonindonesia.org)
Dream - Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan begitu bangga dengan keberhasilan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir yang meraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro Brasil. Bagi Gita, medali emas itu punya makna tersendiri.
" Kemenangan Tontowi-Liliyana adalah segalanya, prestasi ini mengisi kevakuman delapan tahun, sejah Olimpiade 2008. Delapan tahun kita harus prestasi, dan bukan prestasi yang biasa-biasa saja, masyarakat Indonesia kental akan tradisi emas Olimpiade sejak tahun 1992," ujar Gita, dikutip dari badmintonindonesia.org, Kamis, 25 Agustus 2016.
" Ini akan menjadi inspirasi luar biasa untuk pembinaan atlet Pelatnas dan di luar Pelatnas, serta klub-klub di seluruh Indonesia," ucap dia.
Selanjutnya, Gita mengatakan dia masih melihat adanya titik kelemahan pada tim bulutangkis Indonesia. Titik lemah itu berada di sektor tunggal putri.
" Untuk sektor tunggal putri yang paling sering dikomentari, mohon sabar. Saya percaya, bukan hanya dari program pembinaan di PBSI, tetapi kemenangan yang bermutu ini juga akan menjadi modal," kata Gita.
Lebih lanjut, Gita mengatakan ada tiga hal penting yang mempengaruhi pembinaan atlet bulutangkis Indonesia. Tiga hal penting itu yaitu sistem sponsor individu, akuntabilitas, serta kaderisasi.
Dia berkisah pada ajang bergengsi Piala Thomas 2016 beberapa bulan lalu, Indonesia berani mengambil resiko menerjunkan pemain muda. Sederet nama seperti Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting berjuang keras di ajang itu.(Sah)
Advertisement
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri