Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penemuan Istana Aztec Di Bawah Kantor Pegadaian Meksiko (sumber: INAH)
Dream – Baru-baru ini para arkeolog dikejutkan dengan penemuan istana Aztec di Meksiko.
Istana kuno peninggalan para penakluk Spanyol itu tertimbun di bawah sebuah kantor pegadaian bernama Nacional Monte de Piedad.
Untuk menemukan istana kuno, para arkeolog harus membongkar bangunan tersebut hingga ke dalam tanah.
Menurut sekretaris kebudayaan Meksiko, para pekerja menemukan lempengan basal milik istana pra-Hispanik yang disebut Casas Viejas dari Axayacatl (seorang penguasa Aztec).
The National Institute of Anthropology and History (INAH) mengatakan lempengan tersebut ditemukan pada kedalaman tiga meter di daerah teras istana.
Para peneliti melakukan penggalian 12 lubang di teras utama Nacional Monte de Piedad dan menemukan sisa-sisa tembok yang terbuat dari batu dan mortir dari zaman kolonial.
Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan sisa-sisa ruangan yang terbuat dari basal di atas teras istana Aztec.

Dalam sejarah, penakluk Spanyol, Hernan Cortes tiba di Meksiko pada 1518. Selama misi penjelajahan, Cortes memimpin pengepungan ibukota Aztec Tenochtitlan (terletak di kota Mexico) pada 1521, dan akhirnya membakar kota tersebut.
Penemuan ini pertama kali dilakukan pada bulan September 2017 lalu. Hingga saat ini para peneliti masih menganalisa sisa-sisa penemuan lainnya yang tertinggal di istana Aztec.
Dalam sebuah pernyataan pers, INAH mengatakan mereka telah menemukan dua batuan pra-Hispanik yang diukir menjadi patung dengan relief tinggi.

Relief tersebut menggambarkan seekor ular berbulu (Quetzalcoatl) dan hiasan kepala dari bulu-bulu milik istana Axayacatl.
Patung tersebut dikenal sebagai simbol gugusan bintang Pleiades yang digunakan suku Aztec untuk membantu mengukur waktu.
Sumber Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya