Geger Penemuan Istana Aztec di Bawah Kantor Pegadaian Meksiko

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Kamis, 16 Juli 2020 08:00
Geger Penemuan Istana Aztec di Bawah Kantor Pegadaian Meksiko
Para arkeolog telah menemukan sisa-sisa istana Aztec kuno milik penakluk Spanyol, Hernan Cortes yang tiba di Meksiko pada tahun 1518.

Dream – Baru-baru ini para arkeolog dikejutkan dengan penemuan istana Aztec di Meksiko.

Istana kuno peninggalan para penakluk Spanyol itu tertimbun di bawah sebuah kantor pegadaian bernama Nacional Monte de Piedad.

Untuk menemukan istana kuno, para arkeolog harus membongkar bangunan tersebut hingga ke dalam tanah.

Menurut sekretaris kebudayaan Meksiko, para pekerja menemukan lempengan basal milik istana pra-Hispanik yang disebut Casas Viejas dari Axayacatl (seorang penguasa Aztec).

The National Institute of Anthropology and History (INAH) mengatakan lempengan tersebut ditemukan pada kedalaman tiga meter di daerah teras istana.

1 dari 2 halaman

Para peneliti melakukan penggalian 12 lubang di teras utama Nacional Monte de Piedad dan menemukan sisa-sisa tembok yang terbuat dari batu dan mortir dari zaman kolonial.

Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan sisa-sisa ruangan yang terbuat dari basal di atas teras istana Aztec.

Para Peneliti Menggali Lubang dibawah Kantor Pegadaian Meksiko© National Institute of Anthropology and History (INAH)

Dalam sejarah, penakluk Spanyol, Hernan Cortes tiba di Meksiko pada 1518. Selama misi penjelajahan, Cortes memimpin pengepungan ibukota Aztec Tenochtitlan (terletak di kota Mexico) pada 1521, dan akhirnya membakar kota tersebut.

 

2 dari 2 halaman

Penemuan ini pertama kali dilakukan pada bulan September 2017 lalu. Hingga saat ini para peneliti masih menganalisa sisa-sisa penemuan lainnya yang tertinggal di istana Aztec. 

Dalam sebuah pernyataan pers, INAH mengatakan mereka telah menemukan dua batuan pra-Hispanik yang diukir menjadi patung dengan relief tinggi.

Penemuan Relief di Istana Aztec© National Institute of Anthropology and History (INAH)

Relief tersebut menggambarkan seekor ular berbulu (Quetzalcoatl) dan hiasan kepala dari bulu-bulu milik istana Axayacatl

Patung tersebut dikenal sebagai simbol gugusan bintang Pleiades yang digunakan suku Aztec untuk membantu mengukur waktu.

Sumber Daily Star

Beri Komentar