Geger Undangan Halal Bihalal Dihadiri Imam Mahdi di Depok

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 30 Mei 2019 14:24
Geger Undangan Halal Bihalal Dihadiri Imam Mahdi di Depok
Undangan tersebut mencantumkan keterangan akan didatangi Imam Mahdi.

Dream - Warga Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, digegerkan beredarnya undangan halal bihalal Idul Fitri 1440 H di media sosial. Sebab, undangan itu mencantumkan keterangan acara tersebut akan dihadiri oleh Imam Mahdi.

Dalam foto yang tersebar, tercantum undangan itu dibuat oleh Padepokan Keluarga Besar Trisula Weda. Rencananya, acara digelar pada Kamis, 6 Juni 2019 pukul 16.00 WIB.

Tersebarnya undangan tersebut juga sampai ke aparat keamanan. Sejumlah personil Polisi dan TNI segera bergerak dan mendatangi lokasi.

Ketua RW.05 Kelurahan Bedahan, Hasan, mengatakan warga hanya mengetahui lokasi yang menjadi markas padepokan itu adalah tempat pengobatan gratis. Tidak ada yang tahu lokasi tersebut menjadi sarang aliran sesat.

" Saya baru tahu dari aparat Polisi dan TNI datangi kediaman itu. Undangan itu ramai di media sosial," kata Hasan, dikutip dari Merdeka.com.

 

 

1 dari 3 halaman

Berkedok Tempat Pengobatan

Menurut Hasan, tempat pengobatan gratis itu sudah ada sejak 2013. Awalnya, padepokan itu didatangi sedikit orang namun semakin ramai seiring berjalannya waktu.

" Para pengikutnya Padepokan Trisula Weda bukan asli Depok, setahu saya ada dari Jawa, Sumatera, dan luar Pulau Jawa," kata Hasan.

Salah satu pengikut, Mahfuzi, meyakini pemimpin padepokan itu, Winardi, sebagai Imam Mahdi.

" Ya kami meyakini pimpinan kami itu Imam Mahdi, sebagai guru, pemimpin kami, petunjuk kami ke dalam masalah ilmu keagamaan," kata dia.

Selain itu, kata Mahfuzi, pengikut padepokan berasal dari berbagai macam latar belakang agama. Mereka berkumpul dan salon belajar ilmu keagamaan.

" Ya di sini kami belajar, belajar ilmu, tuntunan, sifatnya lebih untuk mengetahui dan memperdalam ilmu agama, untuk mengetahui agama yang selurus-lurusnya," ucap dia.

Sumber: Merdeka.com/Nur Fauziah

2 dari 3 halaman

MUI Kota Depok Bergerak

Kabar pengakuan Winardi sebagai Imam Mahdi sampai ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Lembaga itu pun langsung turun tangan memperingatkan Winardi.

Ketua MUI Kota Depok, KH Dimyati Badruzzaman, mengatakan sudah terjadi musyawarah dengan Winardi. Musyawarah tersebut juga dihadiri pewakilan koramil, polsek, serta masyarakat.

" Intinya itu salah, keliru, dan diarahkan untuk tobat," kata Kiai Dimyati, dikutip dari Pojoksatu.id.

Kiai Dimyati mengatakan pemicu awal munculnya kehebohan adalah tersebarnya undangan halal bihalal di YouTube. Video itu mencantumkan lokasi digelarnya acara tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Winardi Bertoba

Kiai Dimyati dan sejumlah orang bergegas menuju alamat yang tertera pada video. Menurut dia, Winardi mengaku mendapat gelar Imam Mahdi lewat mimpi.

" Ya katanya 'saya pernah didatangi oleh Allah diberi gelar Imam Mahdi'," ucap Kiai Dimyati menirukan perkataan Winardi.

Pengakuan Winardi langsung disanggah. " Mungkin kayak jin atau setan yang mau kacaukan Ramadan," kata Kiai Dimyati.

Winardi akhirnya mengakui kesesatannya dan bertobat dengan mengucap kalimat syahadat. Dia juga berjanji menutup segala kegiatan yang selama ini dijalankan kelompok Trisula Weda dan membatalkan rencana halal bihalal.

Beri Komentar