Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masjid-masjid Runtuh Akibat Gempa Di Aceh.
Dream - Banyaknya masjid yang runtuh pada kejadian gempa bumi di Aceh tahun ini merupakan peringatan keras dari Allah SWT.
Demikian kata-kata yang diungkapkan oleh Ketua Masjid Jami Nur Abdullah, Sahrul Abdullah, di Gampong Paruh Keudeu, Kabupaten Pidie Jaya, yang dimintai pendapat mengenai bencana alam tersebut.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan gempa bumi besar disertai tsunami pada 2004, sedikit saja masjid yang runtuh. Namun kondisi terjadi sebaliknya dalam bencana kali ini.
" Nasihat orang tua dahulu, perbanyak kegiatan beragama dan penuhilah masjid-masjid yang ada. Faktanya sekarang, masjid tidak banyak ada kegiatan dan tidak dipenuhi oleh jemaahnya," kata Sahrul seperti dikutip Sinarharian.com.my.
Shahrul menjelaskan, tindakan membangun terlalu banyak masjid dalam satu daerah juga kemungkinan menjadi salah satu faktor pemicunya. Pembangunan masjid itu dianggap tidak mematuhi rekomendasi ulama dan orang tua dahulu yang mensyaratkan satu masjid dalam satu daerah.
" Tapi sekarang setiap daerah memiliki sampai dua atau tiga masjid," tambah Sahrul.
© Dream
Katanya, ulama dahulu juga mengajarkan supaya perkembangan suatu masjid juga harus hasil dari keterlibatan jemaah masjid.
" Setelah memenuhi syarat dari ulama atau tokoh adat itu, barulah sebuah masjid bisa dibangun," katanya.
Jadi, sambung Abdullah, " Ini adalah peringatan dari Allah SWT kepada umat-Nya agar tidak sombong dan memenuhi kembali masjid-masjid yang ada."
Aceh kembali dilanda gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter yang terjadi pada Rabu pagi tanggal 7 Desember lalu di daerah Kabupaten Pidie Jaya.
Kejadian memilukan itu telah menewaskan lebih dari 100 korban jiwa dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.
(Sumber: sinarharian.com.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya