Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bupati Pandeglang Irna Narulita (Instagram @irnadimyati)
Dream - Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita, tertangkap kamera sedang memarahi jajarannya di sebuah apel pagi. Hal itu dipicu viralnya kabar hadiah receh untuk event Panjat Tebing Bupati Cup 2021.
Irna menegur jajarannya yang sudah berbuat salah lantaran memberikan hadiah sangat sedikit kepada para pemenang lomba panjat tebing. Padahal, event lomba yang digelar tidak main-main karena memperebutkan piala Bupati Garut.
" Anda salah yang ditampar bupatinya," ujar Irna, dalam video yang diunggah di Instagram @irnadimyati.
Dia menyindir lomba tersebut sampai bisa lolos. Padahal, dia mengaku sama sekali tidak tahu soal gelaran tersebut, apalagi sampai teknisnya.
" Yang tolol bupatinya atau yang tolol kadisnya," kata Irna.
Irna kembali menegaskan lomba panjat tebing yang diselenggaraan Dispora Kabupatan Pandeglang telah mencoreng nama baik dia. Baik sebagai pribadi maupun sebagai Bupati Pandeglang.
" Ada kegiatan itu ibu nggak tahu, konsul datang ke ibu juga enggak, ngasih hadiah kok receh," ucap Irna.
Dia pun langsung meminta inspektorat untuk menjalankan audit kepada Kadispora. Sebab, lomba yang digelar sudah mendapat anggaran cukup besar dari Pemkab
" Rp150 juta (anggarannya), kasih hadiah 80 (Rp80 juta), 100 (Rp100 juta) juga oke, 50 (Rp50 juta) kegiatannya, ulah (jangan) banyak ngebatinya (ambil untungnya)," kata dia.
Irna lalu meminta Kadispora untuk unjuk tangan. Dia pun menegur keras dengan menyebut Kadispora telah membuat malu sehingga dia tidak mau menghubungi yang bersangkutan.
" Setiap yang tidak saya hubungi berarti ada masalah dengan Anda," kata dia.
Di bagian akhir video, Irna menyatakan jika panitia kekurangan anggaran maka dia siap menyalurkan dana bantuan. Bahkan dengan dana pribadi.
" Kurang tambahin, pakai uang pribadi ibu, ibu tambahin, ini mencoreng nama pribadi saya selaku bupati," kata dia.
Kasus ini viral setelah sejumlah pemenang kejuaraan panjat tebing Bupati Cup mengunggah isi dalam amplop hadiah yang diterima. Jumlah nominal uang yang diterima sungguh miris, yaitu 165 ribu untuk amplop bertuliskan Juara II dan Rp95 ribu di amplop bertuliskan Juara III.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya