Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Bambu Jadi Rangka Bangunan Puskesmas Mekarmukti Garut (Merdeka.com)
Dream - Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, dibuat geram dengan ambruknya dinding bangunan Puskesmas Mekarmukti. Terbongkar fakta, bangunan itu berdiri dengan spesifikasi tidak layak.
Rangka bangunan tersebut ternyata menggunakan bambu, bukan baja. Hal itu terlihat dari puing bangunan yang runtuh.
" Parah kejadian seperti ini, masak coran yang seharusnya besi diganti bambu," ujar Helmi, dikutip dari Merdeka.com.
Helmi telah meminta Inpektorat Kabupaten Garut menjalankan pemeriksaan atas insiden ini. Menurut dia, kejadian ini sudah keterlaluan.
Bangunan Puskesmas Mekarmukti, kata Helmi, diketahui dibangun pada 2014. Tetapi, Helmi mengaku belum memeriksa secara rinci penggunaan anggaran untuk pembangunan puskesmas tersebut.
" Tadi juga banyak yang memberitahu struktur tulang coran dari bambu, pokoknya harus diperiksa ini, parah, asli parah," kata dia.
Gedung Puskesmas Mekarmukti ambruk di tengah hujan deras yang melanda Garut pada Jumat, 17 Desember 2021. Bangunan ambruk lantaran tertimpa Tembok Penahan Tanah (TPT) Pasar Mekar Mukti yang juga roboh lantaran tak kuat menahan tanah.
Ambruknya dinding bangunan itu menguak fakta yang selama ini tidak diketahui. Ternyata bangunan itu berdiri dengan rangka penopang bambu, bukan baja.
Sekretaris Kecamatan Mekarmukti, Ma'mun Gunawan, mengungkapkan dinding Puskesmas ambruk sekitar pukul 17.30 WIB. Sebelum ambruk, hujan deras melanda.
" Mungkin TPT pasar yang posisinya ada di atas Puskesmas itu tidak kuat, akhirnya ambrol dan materialnya menjebol tembok Puskesmas," ucap dia.
Dinding yang ambruk berada di Instalagi Gawat Darurat (IGD). Terdapat dua ruangan terdampak, yaitu ruang observasi dan penanganan pasien.
" Di dalam tembok yang jebol banyak bambu, harusnya diisi besi ukuran berapa mungkin, ini bambu atau ajir, palang dada juga, yang seharusnya dari besi malah dari bambu yang untuk tongkat pramuka," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun