7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono (YouTube/Sekretariat Presiden)
Dream - Indonesia kembali menerima kiriman vaksin Sinovac yaang merupakan pengiriman ketujuh kalinya. Sebanyak 16 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk (setengah jadi) telah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 25 Maret 2021.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan total vaksin CoronnVac yang saat ini sudah tersedia mencapai 53,5 juta dosis bulk. Vaksin tersebut akan diproduksi Bio Farma menjadi siap pakai.
" Jumlah vaksin tersebut setara dengan (nilai) pemakaian US$101.003.080 (setara Rp1,4 triliun)," ujar Dante di Bandara Soekarno-Hatta, disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden.
Dante mengatakan vaksin tersebut disimpan dalam 9 envirotainer yang dibawa oleh pesawat Garuda Indonesia. Selanjutnya, akan diantarkan menuju ke fasilitas produksi Bio Farma di Bandung dengan tiga truk.
" Tentu saja setelah produksi akan dievaluasi baik secara mutu oleh BPOM sebelum nanti akan dijadikan vaksin akan dipakai masyarakat," kata Dante.
Ketersediaan vaksin menjad sangat vital dalam pelaksanaan vaksinasi. Pemerintah terus melakukan pengaturan percepatan pelaksanaan vaksinasi berdasarkan ketersediaan vaksin.
" Dengan adanya suplai vaksin yang baru pada hari ini maka tentu kecepatan akan kita tingkatkan sehingga kita akan mencapai 181,5 juta vaksin yang akan dijadikan target untuk mencapai herd immunity dalam waktu yang secepat-cepatnya," terang Dante.
Lebih lanjut, Dante menyatakan narasi vaksinasi yang dijalankan Pemerintah kini tidak lagi disebut dengan Program Vaksinasi Nasional. Tetapi, sudah berubah menjadi Gerakan Vaksinasi Nasional.
" Dengan melakukan vaksinasi ini maka seluruh elemen masyarakat terlibat di dalamnya untuk berperan serta menyukseskan vaksinasi," kata Dante.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?