Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Quraish Shihab Bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) telah menjadi perbincangan hangat. Menanggapi hal ini, Direktur Pusat Studi Alquran, Quraish Shihab mengatakan hubungan sesama jenis tidak pernah dibenarkan dalam ajaran Islam.
Pria yang dikenal sebagai penafsir Alquran ini menjelaskan, Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh pada umat Islam untuk menikah dengan lawan jenis. Bahkan, kata dia, Nabi Muhammad memberi peringatan jika ada umatnya yang tidak melakukan perkawinan seperti yang Rasulullah lakukan.
"Gaya hidup Nabi Muhammad ialah menikah dengan lawan jenisnya, yaitu wanita. 'Siapa yang enggan mengikuti gaya hidupku bukan umatku,' begitu kata Nabi," kata Quraish, Jumat, 4 Maret 2016.
Menurut Quraish, LGBT tidak sesuai dengan kecenderungan dan hakikat manusia yang tertarik pada lawan jenisnya. Bahkan, binatang pun, kata Quraish, tidak akan bersetubuh dengan sesama kelaminnya.
"Binatang pun enggan berhubungan dengan sesama jenisnya," ucap dia.
Quraish juga menjawab logika Hak Asasi Manusia (HAM) yang kerap digunakan oleh para pelaku LGBT. Menurut dia, logika HAM yang digunakan itu kurang tepat.
Sebab, tindakan LGBT inilah yang sesungguhnya telah memutar balikkan kemanusiaan.
"Menikah sesama jenis merupakan pemutarbalikkan hakikat kemanusiaan. Tidak hanya Islam yang menolak, semua agama. Lantas, apakah kita akan membenarkan perilaku yg membinasakan kemanusiaan?" ujar dia melontarkan pertanyaan.
Meski begitu Quraish memberi catatan penting bagi LGBT. Bagi dia, sesama manusia perlu merangkul pelaku LGBT dalam rangka untuk mengajak mereka ke jalan yang benar.
"Tapi ingat, jangan benci mereka. Mereka adalah orang sakit yang butuh diobati," kata dia.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?