Tinjau Pembangunan Infrastruktur, Jokowi dan Iriana Bertolak ke NTT

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 19 Januari 2020 14:41
Tinjau Pembangunan Infrastruktur, Jokowi dan Iriana Bertolak ke NTT
Jokowi akan meresmikan sarana pendukung pariwisata di Labuan Bajo.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 22 Januari 2020. Ada sejumlah agenda yang bakal dijalani Jokowi selama kunjungan kerja ini.

Jokowi beserta rombongan lepas landas dari dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 09.00 WIB. Rombongan tiba di Bandara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat sekitar pukul 11.50 WITA.

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengatakan Jokowi dijadwalkan berada di NTT hingga Selasa, 21 Januari 2020.

" Besok Presiden akan meninjau proyek pembangunan terminal multipurpose Labuan Bajo dan meninjau kawasan Puncak Waringin. Selain itu, Presiden juga akan meresmikan sarana pendukung pariwisata, yaitu sebuah hotel milik BUMN," kata Heru.


1 dari 4 halaman

Istirahat

Heru mengatakan Jokowi juga akan meninjau infrastruktur pendukung pariwisata di Labuan Bajo.

" Seperti kita ketahui, Labuan Bajo merupakan salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas tahun ini,” ucap Heru.

Kunjungan kali ini merupakan tindak lanjut dari sebelumnya. Pada Juli 2019, Jokowi telah meninjau infrastruktur di Labuan Bajo.

Dalam beberapa kesempatan, Jokowi selalu menegaskan akan memantau langsung pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.

Sebelum memulai kegiatan kunjungan kerja, dilaporkan Liputan6.com, Jokowi akan berkumpul bersama keluarga di Labuan Bajo.

" Untuk hari ini tak ada kegiatan kunjungan kerja. Beliau hanya ingin berkumpul bersama keluarganya di Labuan Bajo hari ini," kata Humas Pemprov NTT Marius Jelamu.

2 dari 4 halaman

Jokowi Nilai Industri Keuangan Perlu Direformasi

Dream - Industri asuransi saat ini menjadi sorotan akibat kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui ada reformasi di bidang lembaga keuangan, termasuk asuransi. 

“ Ini penting dan inilah saatnya kita melakukan reformasi,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam “ Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020”, dikutip dari setkab.go.id, Kamis 16 Januari 2020.

Dia mengatakan, tahun 2000-2005 perbankan Indonesia telah bereformasi dan hasilnya stabilitas keuangan membaik. Publik juga percaya dengan perbankan Indonesia.

“ Jadi, ada apa-apa semuanya tenang tidak tergoda untuk rush, tergoda untuk yang lain-lain,” kata mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Industri keuangan nonbank, tambah mantan walikota Solo itu, perlu direformasi, baik dari sisi pengaturan, pengawasan, dan permodalan.

“ Penting sekali kita lakukan. Inilah saatnya di pengaturan sisi prudential, sisi transparansi, dan laporan, dan risk management-nya, semuanya. Jangan sampai ada distrust di situ sehingga mengganggu ekonomi secara umum,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Jokowi Izinkan Kepala BKPM Catut Namanya, Asalkan....

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perlakuan istimewa kepada Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. Pejabat setingkat menteri ini diizinkan untuk mencatut nama presiden jika ada investor yang bermasalah tentang perizinan di suatu daerah. 

“ Contoh investor sudah masuk urusan kecil tanah tidak bisa diselesaikan, sehingga investor tidak bisa memulai usahanya," ujar Jokowi di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu 15 Januari 2020.

Jokowi mengatakan, apabila ada kepala daerah yang menghalangi suatu usaha yang akan dilakukan investor. Bahlil diizinkan untuk menyelesaikan masalah tersebut menggunakan namanya.

 © Dream

 

" Misalnya di Banten selesai, meskipun ancamannya bawa nama presiden, kalau ancam gubernur, bupati, walikota bawa nama saya tapi masalahnya selesai, buat saya tidak ada masalah, akhirnya rampung dua minggu," kata dia.

Berkaca dari pengalaman tersebut, presiden mengingatkan semua pihak untuk mendukung kelancaran investasi di Tanah Air. Dengan banyaknya investasi, Jokowi yakni ekonomi Indonesia akan cepat maju.

Untuk memudahkan regulasi bagi investor, Jokowi juga sedang mengajukan omnibus law untuk merevisi 74 Undang-Undang.

" Kalau kita ajukan satu-satu, 50 tahun tidak akan selesai, 1 Undang-undang menyelesaikan 74 Undang-Undang,” kata dia.

4 dari 4 halaman

Di Depan Pengusaha HIPMI, Jokowi Titip Satu Pesan Ini ke Erick Thohir

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan satu pesan khusus untuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Titipan itu disampaikan disela pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Jokowi meminta agar Kementerian BUMN yang berada di bawah komando Erick untuk bisa bekerja sama dengan para pengusaha.

“ Saya sudah titip ke Kang Erick Thohir jangan sampai pekerjaan di BUMN itu dikerjakan oleh BUMN sendiri,” kata Jokowi di Jakarta, Rabu 15 Januari 2020.1.15

Dalam pidatonya, Jokowi juga berpesan agar masyarakat senantiasa memberi peluang bagi para pengusaha muda untuk maju. Sehingga, perekonomian Indonesia dapat segera maju.

“ Beri peluang besar bagi anak muda,” kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga berpesan agar para pengusaha Indonesia diberi akses kepada investor. Ini bertujuan agar usaha mereka dapat tumbuh dengan baik.

" Saya titip dimitrakan dengan pengusaha lokal, nasional kita. Jangan sampai mereka berjalan sendiri," kata dia.

Jokowi berujar, saat ini Kementerian BUMN mengelola dana lebih dari Rp2 ribu triliun. Dana tersebut bisa digunakan untuk membantu para pengusaha.

" Seinget saya setahun di BUMN itu ada Rp2.400 triliun yang bisa dikerjakan," kata dia.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna