Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream – Yana Balobanova, 24 tahun dinyatakan hilang sejak 2 Juli lalu sejak ia menghadiri pernikahan temannya di Taiga, di wilayah Sverdlovsk, Rusia.
Yana diduga bertengkar dengan salah satu tamu undangan dan keluar menuju sebuah hutan terpencil.
Saat itu, ia tersesat dan sempat menelepon layanan darurat pada malam dan keesokan paginya. Namun, tim penyelamat tak dapat menemukan keberadaannya.
Petugas pun menggunakan anjing pelacak untuk dapat mengetahui posisinya. Tetapi, anjing pelacak tersebut justru ketakutan karena aroma tubuh Yana bercampur dengan bau beruang.
Hal ini bersamaan dengan ditemukannya jejak kaki beruang. Sehingga membuat petugas berspesikulasi jika Yana telah dimakan oleh hewan bertubuh besar itu.

Jejak kaki yang ditemukan merupakan jejak dari seekor induk beruang. Dimana menurut inspektur satwa liar Andrei Sakulin, induk beruang sangat berbahaya bagi manusia.
" Tidak mungkin lagi berharap bahwa wanita itu akan ditemukan hidup-hidup,” ungkap inspektur Andrei.
“ Beruang menyerang dengan kecepatan kilat, hingga 60kph (37mph). Jadi tidak mungkin untuk melarikan diri,” lanjutnya kembali.
Dalam video yang beredar, tim penyelamat yang mencoba mencari keberadaan Yana, harus melewati jalan terjal dan menembus hutan lebat. Mereka juga memanggil-manggil nama Yana, namun tak ada jawaban.
Peristiwa ini pun menimbulkan beberapa teori tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Yana.
Ayah Yana, Yakov Balobanov, mengungkapkan hal yang berbeda. Ia mengatakan jika putrinya telah di rudapaksa sekitar satu setengah tahun lalu.
Pengantin wanita di pernikahan yang di datangi Yana sebelum ia hilang, diduga merekam kejadian pilu tersebut.
Pengantin wanita bernama Irina itu pun mendapat hukuman, sementara kaki tangannya dituduh melakukan kekerasan seksual di Pengadilan Severouralsk.
Meski pun Yakov mengakui jika ada kemungkinan putrinya diserang oleh beruang namun ia tetap menduga ada permainan kotor dari orang-orang yang terlibat.
Ia menyebut jika semua orang yang hadir dalam pesta pernikahan Irina adalah penjahat. Yakov bahkan telah memperingatkan putrinya agar tidak datang ke pernikahan tersebut.
Tetapi Irina dan suaminya bersikeras jika Yana tak pernah datang ke pernikahan mereka.
Disisi lain, pihak berwenang di Rusia mengatakan mereka tidak memiliki alasan jika Yana telah menjadi korban kejahatan.
(Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya