Lokasi Kebakaran Di Kosambi, Tangerang
Dream - Kebakaran pabrik mercon milik PT Panca Buana Cahaya di Jalan Raya Selembaran, Cengklong, Kosambi, Tangerang, Banten, menjadi sorotan media luar negeri. Media-media tersebut melampirkan korban yang berjumlah hingga 47 orang.
Media-media asing antara lain dua media Inggris, The Guardian dan The Telegraph, media Amerika Serikat USA Today, ABC News Australia, hingga Kuwait Times membuat berita peristiwa memilukan ini.
The Telegraph Inggris menurunkan judul Indonesia fireworks factory disaster kills at least 46 people, sementara itu ABC News Australia memberi judul Jakarta fireworks factory disaster kills 47, adapun Kuwait Times membuat judul Indonesia fireworks factory explosions kill 47, injured dozen.
Laman The Guardian Inggris menyebut bahwa di Indonesia kebakaran yang menyebabkan kematian kerap terjadi di Indonesia. " Ini disebabkan karena standar keselamatan yang buruk dan kerap dilanggar," tulis The Guardian.
Masih dari Inggris, The Telegraph menurunkan artikel berjudul Indonesia fireworks factory disaster kills at least 46 people yng menilai musibah itu sebagai malapetaka. Laman ini menyoroti jumlah korban dan posisi pabrik yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat.
Sementara itu, USA Today menurunkan laporan dengan menyebutkan musibah itu sebagai kebakaran mematikan. Dalam laporan dia menulis mengenai kondisi api yang menjilat-jilat hingga keluar gudang. " Polisi melaporkan bahwa api yang menyebar, setelah ledakan dan atap pabrik ambruk," tulis USA Today.
Dari negara tetangga, Australia, laman ABC yang menurunkan judul Fireworks factory fire in Indonesia kills 47, mostly women menyoroti kondisi pekerja yang bekerja dalam kondisi memprihatikan karena polusi suara mesin. Sebagian besar pegawai adalah wanita muda dan para remaja putri. Namun para pegawai membantah jika pabrik terkunci saat musibah terjadi.
Saat ini polisi telah menemukan penyebab kebakaran itu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Raden Argo Yuwono mengatakan penyebab kebakaran bermula dari tempat penjemuran kembang api yang merembet hingga ke penggilangan dan bahan-bahan mentah pembuatan mercon.
Para korban selamat, kata Argo, berhasil lolos dari kobaran api karena menerobos api dan kepulan asap untuk menuju pintu depan pabrik.
" Jadi keterangan dari saksi, ada beberapa orang korban yang lari lewat pintu depan," ucap dia.
Advertisement

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir


Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury