Kemenag Pastikan UN 2019 di MTs dan MA Hampir 100% Berbasis UNBK

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 29 Maret 2019 19:01
Kemenag Pastikan UN 2019 di MTs dan MA Hampir 100% Berbasis UNBK
Tahun ini mengalami peningkatan dari 2018 yang hanya 91 persen.

Dream - Kementerian Agama memastikan Ujian Nasional (UN) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) tahun ini hampir 100 persen berbasis komputer atau UNBK.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), A. Umar mencatat ada 8.061 MA yang sudah bisa ujian menggunakan UNBK dari total 8.125.

" Tahun ini 99,21 persen MA akan melaksanakan UNBK, MA yang masih menggunakan UN berbasis tulisan hanya 64 madrasah," ujar Umar dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat 29 Maret 2019.

Umar berujar, angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun lalu hanya 91 persen. Untuk tingkat MTs, lanjut Umar, 16.756 madrasah sudah bisa melaksanakan UNBK dari total 17.367.

Artinya, ada 611 MTs yang masih melaksanakan UN secara tertulis tahun ini.

" Untuk MTs, 96,48 persen siap menggelar UNBK, dan 3,52 persen menyelenggarakan UNKP. Total ada 993.875 siswa MTs. Sebanyak 975.712 siswa ikuti UNBK dan 18.163 siswa ikut UNKP," ucap dia.

1 dari 1 halaman

Jadwal Ujian

Menurut jadwal yang ada, UNBK tingkat MA akan dilaksanakan pada 1,2,4 dan 8 April 2019. Bagi yang berhalangan pada tanggal tersebut bisa mengikuti UNBK susulan pada 15-16 April 2019.

Bagi siswa kelas IX MTS, UNBK akan dilaksanakan pada 22-25 April 2019 dan untuk ujian susulannya akan digelar pada 29-30 April 2019.

" Tahun ini adalah penyelenggaraan UNBK kali kedua. Insya Allah, kesiapan penyelenggaraan UNBK lebih siap tahun ini dari tahun sebelumnya," kata dia.

Ia mengimbau kepada para siswa, guru dan orangtua senantiasa menjaga kejujuran dalam proses penyelenggaraan ujian. Sebab, ujian ini tidak hanya mencari nilai saja, lebih dari itu menjadi sarana menguji integritas siswa.

" Hindari perilaku yang terpuji, UN Insya Allah secara tak langsung mengajak siswa berperilaku jujur," ucap dia.(Sah)

Beri Komentar