Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Meski peradaban manusia kini sudah sangat modern, praktik guna-guna rupanya masih dijalankan oleh sebagian orang. Bahkan masih ada orang yang tega melakukan pembunuhan dengan sarana gaib semacam santet, teluh, dan lain-lainnya.
Meninggal akibat guna-guna bukan perkara sepele dan harus dikaji. Terutama untuk menemukan apa sebab meninggalnya orang tersebut sekaligus mengetahui siapa pelaku guna-guna itu.
Mungkin guna-guna sudah banyak dianggap tidak masuk akal. Nyatanya, praktik ini masih diyakini masyarakat.
Memang tidak mudah mengetahui apakah seseorang meninggal karena sebab alami atau karena guna-guna. Sebab, serangan guna-guna tidak dapat diketahui jika hanya menggunakan mata telanjang.
Kita mungkin baru bisa tahu saat seseorang diperiksa menggunakan mesin pemindai kesehatan. Tiba-tiba, ada benda asing seperti paku atau pisau ada dalam tubuh orang yang sakit.
Untuk mengetahui seseorang meninggal akibat diguna-guna atau tidak, ada beberapa tanda yang bisa dijadikan pegangan.
© Dream
Tanda pertama, sakit mendadak. Padahal, sebelumnya orang yang bersangkutan sangat sehat. Orang tersebut juga tidak punya riwayat sakit berat.
Kedua, sakitnya tidak kunjung sembuh. Dari hari ke hari, sakitnya malah semakin parah.
Ketiga, tidak sembuh diobati dengan metode medis. Dokter tidak menemukan sumber dan penyebab penyakit.
Keempat, terjadi hal-hal aneh pada diri pasien. Misalnya, ada tanda yang ganjil di tubuh pasien, atau dijumpai hal-hal gaib.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya