Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Infounyik.com)
Dream - Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang tidak luput dari kesalahan dan perbuatan dosa. Dosa besar maupun kecil, keduanya akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Neraka menjadi tempat yang disediakan untuk menebus dosa-dosa yang pernah dilakukan.
Perbuatan dosa yang dilakukan oleh manusia tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Terkadang tanpa disadari juga dapat membuat orang lain terjerumus ke dalam perbuatan dosa yang dilakukannya. Itulah yang menyebabkan segala perbuatan yang menghasilkan dosa harus dijauhi.
Tujuannya adalah agar kita menjadi mukmin yang senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Ternyata menurut Imam al-Harits al-Muhassibi ada tiga jenis pelaku dosa yang ada di dunia ini. Apa sajakah ketiga jenis tersebut? Berikut informasinya.
1. Orang yang Selalu Menakut-nakuti Diri untuk Bertaubat
Jenis pelaku dosa yang pertama menurut Imam al-Harits al-Muhassibi adalah orang yang senantiasa menakut-nakuti dirinya untuk bertaubat. Orang yang seperti ini adalah jenis manusia yang peka terhadap segala jenis kesalahan yang dilakukan.
Kepekaannya tersebut inilah yang membuat ia kemudian akan mengerahkan segala kemampuannya untuk menangis, menyesali perbuatannya dan berbagai upaya agar segera memohon ampun kepada Allah SWT melalui taubat yang sungguh-sungguh.
2. Orang yang Menyesali Kesalahan dan Dosa yang Dilakukan
Jenis pelaku dosa selanjutnya, ia yang menyesali kesalahan dan perbuatan dosa yang sudah dilakukannya. Akan tetapi bedanya dari jenis pelaku dosa yang pertama adalah ia tidak menakut-nakuti dirinya untuk segera melakukan taubat.
Namun keduanya memiliki persamaan yakni senantiasa berupaya untuk melakukan pertaubatan atas sekecil apapun dosa yang dan kesalahan yang pernah mereka lakukan. Baik dosa tersebut dikerjakan dengan sengaja atau tidak, tersembunyi atau secara terang-terangan.
3. Orang yang Tidak Peka dengan Kesalahan Sendiri
Jenis pelaku dosa yng terakhir dan terburuk adalah mereka yang tidak peka dengan kesalahan yang telah dilakukannya. Orang dengan tipe ini senantiasa melakukan maksiat, bahkan mereka bangga memamerkan perbuatan dosannya tersebut kepada orang lain.
“ Mereka adalah orang yang menyepelekan dosa dan menganggap dosanya itu sepele dalam pandangan Allah Ta’ala,” tutur guru Imam Junayd al-Baghdadi ini.
Baca Juga: 5 Ciri Suami yang Tidak Menghargai Istri Tiga Ungkapan Terlarang Saat Bertengkar Orang Kafir dan Pelaku Maksiat yang Dikabulkan Doanya Pekerjaan-pekerjaan Haram di Akhir Zaman Istri, Jangan Lakukan 3 Hal Ini Kala Suami Tak Ada di Rumah!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya