Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ratu Elizabeth II (Shutterstock)
Dream - Penyebab kematian Ratu Elizabeth II akhirnya terungkap. Sebelumnya, kematian sang ratu sempat dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan yang dialaminya semasa hidup.
Namun, fakta soal penyebab kematian yang sebenarnya kini terkuak melalui sertifikat kematian Ratu Elizabeth II yang dirilis oleh National Records of Scotland (NRS).
Disebutkan bahwa Ratu Elizabeth II meninggal dunia di Kastil Balmoral pada 8 September 2022, pukul 15.10 waktu setempat. Penyebab kematiannya adalah karea usia tua.
Di bawah penyebab kematiannya, tercatat nama praktisi medis yakni Douglas James Allan Glass. Dalam sertifikat kematian juga dicantumkan nama lengkap ratu, yakni Elizabeth Alexandra Mary Windsor. Status pernikahannya adalah janda.
Pekerjaannya terdaftar sebagai Yang Mulia Ratu (Her Majesty The Queen). Ia dimakamkan di Kapel Memorial Raja George VI di Kapel St George di Kastil Windsor.

Untuk tempat tinggalnya, tercatat sebagai Kastil Windsor. Nama orang tuanya juga tercantum, yakni Albert Frederick Arthur George Windsor (Raja George VI) dan Elizabeth Angela Marguerite Bowes-Lyon (Windsor).
Pada bagian bawah, terkuak bahwa Putri Anne (Princess Royal) yang mengurus sertifikat itu sebagai perwakilan keluarga.
Putri Anne tercatat sebagai informan yang menyediakan informasi untuk sertifikat, beserta alamatnya. Putri Anne juga menjadi perwakilan keluarga yang mengantar peti mati sang ibu dari Skotlandia ke London.
Dream - Delapan hari sudah pemimpin terlama kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth II meninggal dunia sejak Kamis, 8 September 2022. Sejak kabar mangkat sang Ratu, ribuan buket bunga dan karangan menghiasi halaman Istana Buckingham, London.
Dari ribuan kiriman ucapan belasungkawa tersebut, ada satu yang menarik perhatian warganet Indonesia. Sepucuk surat berisi ucapan duka dalam tulisan bahasa Indonesia terselip di sebuah buket bunga.
Pengirim dalam surat tersebut menuliskan ucapan dukacita dari Tebet Barat, Jakarta Selatan.
" Turut berduka cita atas wafatnya kanjeng Ratu Elizabeth. Semoga arwahnya diterima oleh yang Maha Kuasa," inilah kalimat yang tertulis dalam salah satu buket bunga dari Tebet Barat. Bahkan, sang pengirim ikut menuliskan RT dan RW dalam surat tersebut.
Buket bunga itu menjadi viral setelah diunggah oleh pengguna Twitter yang memotretnya.
" Ini siapa yang ngasih karangan bunga dari Tebet Barat," tulis akun @aksrsa dengan emoticon tertawa.

Setelah foto itu disebar dalam cuitan Twitternya, ribuan likes dan ratusan komentar membanjiri postingan. Rupanya pengirim ikut memberikan respons. Saat ini sang pengirim berada di Manchester, Inggris, dan berasal dari Tebet Barat, Jakarta Selatan.
" Waaaah MasyaAllah itu kami berempat dari RT 20 Tebet di anns square manchester meletakkan bunga adalah drg dian, saya berada di manschester saat ini, drg dian mengunjungi saya di manchester dan drg dian dan saya tinggal di RT 20 Tebet Barat," jawab akun @yatiesalim31.

" Halo mbak hehe, saya kemaren pas dateng bunga-nya paling depan, jadi sempet kebaca, trus saya foto deh," jawab pengunggah foto.
Ini siapa yang ngasih karangan bunga dari Tebet Baratt😂 pic.twitter.com/TdqnyVcZOd
— txtdarimelvyn (@aksrsa)September 13, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya